Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Naikkan Harga BBM, Jokowi Alihkan Subsidi yang Dibakar

Written By Unknown on Minggu, 31 Agustus 2014 | 12.41

JAKARTA, TRIBUN - Presiden terpilih Joko Widodo menegaskan menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi merupakan jalan satu satunya untuk menekan defisit anggaran. Sebab selama ini, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono telah membiarkan beban subsidi BBM terlalu besar.

"Sudah bolak-balik saya sampaikan bahwa untuk menekan defisit anggaran tahun 2015, memang jalan satu-satunya di situ (menaikkan harga BBM). Kamu harus mengerti dong subsidi BBM itu gede banget Rp400 triliun, bahkan Rp433 triliun yang untuk tahun depan," ujar Jokowi usai bersilaturahmi dengan ratusan tokoh dan kiai Nahdatul Ulama di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2014).

Namun, Jokowi mengaku masih mengalkulasikan berapa besaran kenaikan harga BBM yang ideal. Ia baru akan bicara mengenai kalkulasi setelah dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2014 mendatang.

"Masih dikalkulasi. Yang jelas kami harus memulai mengalihkan, mengalihkan loh hati-hati. Mengalihkan subsidi dari yang dibakar dan kenikmatan tersebut dialihkan kepada usaha yang lebih produktif. Kalau saya sampaikan idealnya kan enggak etis, kewenangan saya nanti setelah dilantik," ujar Jokowi, yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi menambahkan, apabila harga BBM tidak dinaikkan, besarnya subsidi akan menghambat percepatan pembangunan karena alokasi anggaran yang tidak tepat serta mengganggu aliran kas negara. "Ya nanti cash flownya terganggu," ujar Jokowi.

Sebelumnya, saat bertemu dengan Jokowi, Rabu lalu di Bali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, tidak akan menaikkan harga BBM.

Pernyataan serupa dia tegaskan melalui wawancara yang diunggah melalui video steraming, Youtuber.

SBY merasa heran atas pihak-pihak yang tidak ingin ada subsidi. Ketua Umum Partai Demokrat ini bahkan menyebut kalangan tersebut neolib.

"Sebenarnya persoalan subsidi ini selalu dihadapi dari satu pemerintahan ke pemerintahan lainnya, bukan hanya pemerintahan ini. Memang, bagi negara yang anut sistem ekonomi yang sangat kapitalistik atau yang rakyat sebut neolib begitu, subsidi ini tidak disukai," kata SBY, Jumat (29/8/2014).

SBY berpendapat lain dengan kalangan yang ia sebut neolib tersebut. Ia menilai untuk Indonesia masih dibutuhkan subsidi.

"Untuk Indonesia, mengingat masih banyak yang miskin dan daya beli rendah, kalau subsidi itu betul-betul untuk menolong rakyat, jumlah tidak berlebihan dan tepat sasaran, saya kira tidak keliru. Ini yang kita jaga betul, subsidi yang pas," kata SBY.

Meski mengakui perlu adanya subsidi, SBY menilai ke depannya subsidi harus mulai dikurangi. Ia pun menyebut sudah beberapa kali mengurangi subsidi tersebut melalui langkah menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Yang penting, pengurangan itu dilakukan beberapa tahap, sehingga di satu sisi APBN kita makin ideal. Di sisi lain tidak beri beban yang berlebihan ke rakyat kita. Yang jelas saya sadar subsidi perlu dikurangi, saya yakin di pemerintahan yang akan datang akan lakukan hal yang sama," ujar SBY.

Yudhoyono pun membantah kebijakannya tidak menaikkan harga BBM bersubsidi membebani pemerintahan mendatang.

Ia justru menyebut pada masa transisi dari pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri kepadanya, tahun 2004, dia tidak pernah protes karena diwarisi keharusan menaikkan harga BBM subsidi.

"Tidak baik menurut saya kalau menuduh sebuah pemerintahan membebani pemerintahan lain. Setiap pemimpin hadapi tiap tantangan.

Lagi-lagi contohlah tahun 2005 ketika saya naikkan harga BBM yang persentasenya itu tinggi. Saya tidak pernah katakan pemerintahan Bu Megawati bebani pemerintahan saya. Tidak," kata SBY.

SBY mengingatkan, setiap pemerintahan selalu mendapat tantangan dan risiko masing-masing. Pemerintahan mendatanglah yang harus menjawabnya.

Lebih jauh, ia menilai langkahnya melakukan pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo di Bali beberapa waktu lalu adalah sejarah baru. Meski begitu, ia menolak mengikuti kemauan dari pemerintahan mendatang.

"Saya pun ingin membantu, tetapi kan tidak berarti semua harus mengikuti apa yang diinginkan pemerintahan yang akan datang. Kita harus hormati kebijakan masing-masing (pemimpin)," kata SBY.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) menegaskan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam masa akhir jabatannya. Alasannya, beban rakyat sudah cukup berat.

Ia mengingatkan, pemerintahan Presiden SBY sudah menaikkan harga BBM pada 2013 lalu.

Sementara tahun ini, pemerintah juga telah menaikkan tarif dasar listrik, dan sebentar lagi Pertamina dengan persetujuan DPR juga akan menaikkan harga elpiji 12 kilogram.

Ketua DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo membela presiden SBY. "Pak SBY mempertimbangkan masih ada opsi-opsi lainnya," kata Ikhsan Modjo dalam diskusi berjudul Bola Panas BBM, Sabtu.

Menurut Ikhsan, dalam pertemuan di Bali, Yudhoyono mempertimbangkan sudah adanya sejumlah kenaikan harga di sektor energi yang sudah memberatkan masyarakat.

"Sudah ada kenaikan TDL, bahkan ada rencana kenaikan LPG 12 kilogram yang memberikan tekanan dan beban kepada masyarakat," ujarnya.

Lagipula, kondisi harga minyak dunia cenderung mengalami penurunan. Artinya, opsi untuk menaikkan harga BBM subsidi masih dirasa sulit. Hingga saat ini, harga minyak dunia masih di bawah 100 dolar AS per barel.

Penolakan Yudhoyono untuk menaikkan harga BBM sudah disampaikan Jokowi. Penolakan tersebut muncul di tengah kelangkaan pasokan BBM bersubsidi di sejumlah daerah.

Pertamina terpaksa mengurangi pasokan karena pemerintah memangkas kuota BBM dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter dalam APBN Perubahan 2014. Pemotongan kuota ini bertujuan menekan anggaran subsidi agar tak melonjak dari Rp246,5 triliun.

Pemerintahan Yudhoyono pernah menaikkan harga Premium sebesar Rp2.000,00 menjadi Rp6.500,00 per liter dan harga solar naik Rp1.000,00 menjadi Rp5.500,00 per liter pada 22 Juni lalu.

Sejak awal Juli, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menaikkan tarif listrik rata-rata 5-11 persen untuk rumah tangga golongan menengah ke atas dengan daya minimal 1.300 watt. Adapun tarif listrik untuk rumah tangga tak mampu, yaitu pelanggan 450 watt, tidak naik.

Naikkan Sendiri

Presiden terpilih Joko Widodo mengaku menyampaikan beberapa hal kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan pada Rabu malam, 27 Agustus 2014, di Nusa Dua, Bali. Salah satunya soal kenaikan harga bahan bakar minyak.

Gubernur DKI Jakarta itu meminta Presiden SBY untuk menekan defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 yang diasumsikan sebesar 2,3 persen. Bahkan ia ingin defisit ditekan sekecil-kecilnya.

"Saya maunya sekecil-kecilnya. Teknisnya tanya ke tim transisi," kata Jokowi.

Cara terbaik untuk menekan defisit, kata Jokowi, adalah menaikkan harga bahan bakar minyak. Namun, SBY, kata Jokowi, menolak permintaannya.

"Beliau menyampaikan, saat ini kondisinya dianggap masih kurang tepat untuk menaikkan (harga) BBM," ujar Jokowi di Balai Kota, Kamis, 28 Agustus 2014. "Kenapa beliau menolak, tanya beliau," katanya.

Karena ditolak, Jokowi mengaku bakal menaikkan harga bahan bakar minyak di era pemerintahannya. "Saya siap untuk tidak populer," ujarnya.

Jokowi akan mengurangi subsidi BBM. Subsidi, kata Jokowi, akan dialihkan ke usaha yang produktif. Benih untuk petani, pestisida, dan solar untuk nelayan adalah beberapa kebutuhan yang akan mendapat subsidi.

"Saya kira harus mulai berubah. Jangan sampai konsumtif menggunakan BBM, untuk membeli mobil. Untuk mobil-mobil kita harus mulai mengubah dari sebuah konsumsi menjadi produksi. Itu saja."

Dalam RAPBN 2015, anggaran untuk belanja subsidi BBM sebesar Rp291,1 triliun. Angka itu lebih besar daripada alokasi dalam APBN Perubahan 2014 yakni Rp246,5 triliun. (Tribunnews/m1/faj/kompas.com)


12.41 | 0 komentar | Read More

Jemaah Calon Haji Kloter Perdana Terbang Besok Pagi

BATAM, TRIBUN - Embarkasi dan Debarkasi Batam Provinsi Kepulauan Riau siap melayani Jemaah Calon Haji (JCH) sesuai standar internasional.

Demikian ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, Drs. H. Marwin Jamal, M.Ag.

"Insya Allah pelayanan di Embarkasi Batam tahun ini lebih baik. Tahun ini kita akan melayani sebanyak 7.898 jemaah dengan 18 kloter yang terbagi dalam dua gelombang," ujar Marwin Jamal kepada Tribun Batam, Minggu (31/8/2014).

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam telah menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji 1435 H / 2014 M.

Rapat dilaksanakan di Aula Kedatangan Asrama Haji Embarkasi Batam Center, Jumat (29/8/2014) kemarin.

Dalam rakor tersebut, gelombang I dimulai dari kloter 1 sampai 14. Sedangkan gelombang II akan dimulai kloter 15 sampai 18. Pada gelombang I jemaah akan terbang dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Gelombang I akan mendarat di Kota Madinah. Sedangkan gelombang II jemaah akan terbang dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan mendarat di Kota Jeddah.

Pada Jumat (28/8/2014) kemarin, PPIH Embarkasi Batam telah menyambut kedatangan jemaah calon haji asal Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 18 orang.

JCH asal Anambas ini, sesuai rencana akan tergabung dalam kloter 1 dan bergabung dengan jemaah asal Kabupaten Natuna, Lingga, Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Kemudian pada Sabtu (30/8/2014) JCH asal Kabupaten Natuna dan Lingga tiba di Asrama Haji. Disusul pada pada Minggu (31/8/2014) JCH asal Batam, Tanjungpinang, dan Bintan, tiba di Asrama Haji.

"Insya Allah Kloter I akan diterbangkan menuju Madinah pada Senin (1/9/2014) pukul 10.00 WIB, persiapan seluruhnya sudah matang, karena koordinasi pelaksanaan embarkasi sudah kita lakukan sejak lama," jelas Marwin.


12.41 | 0 komentar | Read More

Ditreskrimum Akan Koordinasi dengan Instansi Terkait

Laporan Wartawan Tribun Batam, Hadi Maulana

BATAM, TRIBUN - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu (30/8/2014) dini hari melakukan penggerebekan lokasi gelanggang permainan (gelper) di Penuin Batam.

105 mesin yang diduga dioperasikan untuk bermain diamankan. Selanjutnya diangkut dan dibawa ke Polda Kepri. Sedangkan untuk lokasi langsung dilakukan penyegelan.

"Dan dari pemeriksaan hari ini, tiga orang langsung kami tetapkan sebagai tersangka, yakni AS sebagai pemain, AN sebagai kasir berikut wasit dan AS sebagai pengelola," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Cahyono Wibowo, Sabtu (30/8/2014).

Mengenai AS, pemain yang disebut-sebut WNA asal Singapura, Cahyono Wibowo mengaku belum tahu. "Setahu saya tidak ada, tapi ntar saya cek lagi," jelasnya.

Untuk pelaku sendiri, sebut Cahyono nantinya akan dijerat pasal 303 KUHP dan ada kemungkinan juga akan dikenakan pelanggaran Perda Pemko Batam.

"Tapi hal itu nantinya akan kami koordinasikan dengan Pemko Batam dalam hal ini Disparbud dan BPM, PN Batam, Kejaksaan Negeri, dan BP Batam," rincinya.

Sudah berapa lama lokasi ini beroperasi? Cahyono menyebutkan, dari pemeriksaan anggotanya, pengelola AS sudah melakukan usahanya di atas empat bulan.


12.41 | 0 komentar | Read More

Ahmad Dahlan: Kami Tidak Bisa Langsung Memecat Niwen

Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria Silitonga

BATAM, TRIBUN - Wali Kota Batam Ahmad Dahlan akan membantu proses hukum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Batam, NK (Niwen Khairiah) yang diamankan Mabes Polri.

Ditemui di Harmoni One Hotel, Sabtu (30/8/2014) siang, Dahlan menyatakan tidak akan menghalang-halangi proses hukum wanita yang memiliki rekening 'gendut' senilai Rp1,3 triliun tersebut.

Dahlan pun menyatakan dirinya tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan terhadap salah satu anak buahnya itu.

"Itukan sudah ditangani kepolisian. Ranah kita bukan hukum, wilayah itu nggak bisa kami campuri. Paling kami membantu pelaksanaannya, artinya tidak mempersulit kepolisian," ujar Dahlan, Sabtu (30/8/2014) siang.
 
Hingga kini, ia pun belum dapat memutuskan apakah akan memberikan bantuan hukum kepada salah satu stafnya itu.

"Bisa saja ada bantuan hukum, tapi kita saja masih belum tahu kasusnya. Kita lihat dulu," ujarnya.

Mengenai status kepegawaian NK sendiri, kata Dahlan masih tetap berstatus PNS.

"Soal status kepegawaian ada ketentuan kan. Jadi kami lihat dulu kasusnya berjalan, kan tidak bisa langsung non job atau pecat," jelasnya.

Sebelumnya, dikabarkan Mabes Polri berhasil menangkap dan menahan seorang PNS Kota Batam, Niwen Khairiah pada Kamis (28/8/2014).

Niwen diduga kuat terlibat kasus tindak pidana pencucian uang bernilai triliunan rupiah.

Saat ini, kasusnya NK masih diselidiki oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri.


12.41 | 0 komentar | Read More

Sejak Tiga Tahun Lalu: 30 Wartawan Persiapkan Poros Maritim

TRIBUNBATAM.COM, JAKARTA - Sebanyak 30 wartawan pada tahun 2011 telah mempersiapkan terbangunnya poros maritim dan harapannya atas kembalinya kejayaan bahari nusantara yang termuat dalam buku "Tahun 1511 – Lima Ratus Tahun Kemudian" terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Melalui kacamatanya, para wartawan menuangkan harapan kembali kejayaan bahari serta keseriusan pemerintah dalam pengelolaan laut Indonesia.
 
Ide penulisan buku itu muncul dari Laksdya TNI Yosaphat Didik Heru Purnomo, yang pada waktu itu menjabat sebagai Kalakhar Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla RI).

Demikian diungkapkan editor buku tersebut, AM Putut Prabantoro, yang juga  Konsultan Komunikasi Bakorkamla RI, Minggu(31/8/2014).  

Buku ini mendapat "Kata Sambutan" dari Menkopolhukam  Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.
 
Buku setebal 247 halaman tersebut menjadi lebih lengkap ketika beberapa tokoh nasional, yakni Franciscus Welirang (Pengusaha), Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri (Mantan Wakasad), R. Priyono (Kepala BPMigas) dan KH Salahuddin Wahid (Ketua Gerakan Integritas Nasional) juga membuat tulisan tentang laut sebagai "Kata Pengantar". Selain itu, Dicky R Munaf, yang menjabat sebagai Seslakhar Bakorkamla RI, juga menyumbangkan tulisannya.
 
Menurut Putut Prabantoro, yang juga adalah Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) – dari wartawan, oleh wartawan dan untuk Indonesia, ke-33 wartawan itu berasal dari berbagai media seluruh Indonesia dengan berbagai artikel topik kelautan.

"Soekarno Menggugat, Merasakan Ayunan Gelombang, Laut Indonesia: Si Anak Haram, Penghinaan Bagi Martabat Bangsa, Kontemplasi Jelajah Teluk Balikpapan, Penegak Hukum Harus Jujur" dan "Perairan Arafura Perlu Mendapat Perhatian Khusus" adalah beberapa dari 33 topik yang menjadi perhatian.
 
Ke-30 wartawan itu adalah, Primus Dorimulu (Pemred Suara Pembaruan dan Investor Daily), Pieter P. Gero (Redaktur Ekonomi Harian Kompas), Achmad Subechi (Pemred Tribun Kaltim), Teguh Santosa (Pemred RMOL-Rakyat Merdeka Online), Dodi Sarjana (Pemred Tribun Pekanbaru), Gaudensius Suhardi (Kadiv Content Enrichment Media Indonesia), Kornelius Purba (Senior Managing Editor The Jakarta Post), Marcel Kelen (Wartawan Antara di Papua), Ahmad Basori (Pemred Harian Pelita), Rafael Don Bosco (Wartawan Indosiar), Dion DB Putra (Pemred Harian Pos Kupang), Ivan Rishky Kaya (Ketua FP4N – Forum Pers Pemerhati Pelanggaran Perikanan Nasional, Ambon), Astriyadi Alexander Mering (Redaktur Borneo Tribune, Pontianak) dan Richard Nainggolan (Pemred Tribun Manado).
 
Selain itu tercatat juga, Tri Agung Kristanto (Redaktur Politik dan Hukum Harian Kompas), Abdul Haerah (PemRed Tribun Medan), Yusran Pare (Pemred Banjarmasin Post), GA Guritno (Redaktur Majalah Gatra), Iman Suryanto (editor Tribun Batam), Algooth Putranto (Wartawan Bisnis Indonesia), Rahdini Ikaningrum (Reporter MetroTV), Donatus Budiono (RedPel Pontianak Pos), Julius Jera Rema (Wartawan Investor Daily), Koesworo Setiawan (Kepala Jurnas.Com), Rosmery Sihombing (Askadiv Pemberitaan Media Indonesia), Willy Masaharu Indracahya (Wartawan Suara Pembaruan), Ardianto BS (Producer News Trans7), Agapitus Batbual (Wartawan Suara Perempuan Papua di Merauke), Maurits Sadipun (Redaktur Timika Ekspress) dan Hadmarus Waka (Wartawan Harian Bintang Papua, Jayapura – Biro Timika).
 
Buku ini dibuat untuk memperingati 500 tahun jatuhnya Malaka dan Singapura (Tumasik) yang merupakan pulau terluar Kerajaan Sriwijaya (Kerajaan Singosari, Majapahit dan Demak) ke tangan Portugis pada tahun 1511.  

Sejak kejatuhan itu, nusantara kehilangan kontrol atas lautnya selama 424 tahun. Dan sialnya, Malaka dan Singapura juga tak kembali menjadi bagian nusantara sejak 17 Maret 1824 ketika Traktat London ditandatangani Belanda dan Inggris untuk tukar guling antara Tumasik (Singapura) dan Bengkulu.
 
Dalam tinjauan sejarahnya dalam buku ini yang berjudul "500 Tahun Kemudian …", Putut Prabantoro menyatakan bahwa buku itu adalah mimpi Didik Heru Purnomo yang mengharapkan laut Indonesia dikelola dengan baik termasuk memiliki Sea & Coast Guard (Penjaga Laut dan Pantai). Karena mimpi itu, Didik Heru Purnomo kemudian mengajak para wartawan untuk menulis tentang laut Indonesia.
 
Alasan mantan Kasum TNI dan Wakasal itu  mengajak para wartawan dalam penyusunan buku terdapat pada halaman 23, yang dikatakan, "Baik atau buruk pandangan watawan tentang pengelolaan laut Indonesia adalah sumbangsih yang tidak kecil bagi terbangunnya kembali kejayaan bahari Indonesia. Mereka (wartawan-red) memiliki media yang dapat mempercepat terbangunnya kembali kejayaan bahari Indonesia yang pernah kita dengar ratusan tahun lalu."(*)


12.41 | 0 komentar | Read More

Range Rover Evoque Si4 SUV Premium Berfitur Canggih

Laporan Wartawan Tribun Batam, Yusuf Riadi

BATAM, TRIBUN - Pabrikan mobil asal Inggris Land Rover menghadirkan mobil SUV ramah lingkungan, Range Rover Evoque Si4 yang hadir dengan konsep baru.

Berbekalkan beragam fitur, dan teknologi canggih serta mengusung segala kebaikan membuatnya tampil unggul dari kompetitornya.

"Range Rover Evoque Si4 varian terbaru hadir dengan beragam fitur canggih, termasuk dibenamkan fitur-fitur mewah di bagian interior hingga penambahan teknologi pada kerangka mobil (eksterior)," ujar Ali Mulia Lee, Marketing Nusa Jaya Mobilindo, Minggu (31/8/2014)

Sekilas mobil ini memiliki desain yang cukup unik sekaligus kokoh, jati diri sebagai kendaraan SUV berkelas terlihat di bagian depan dengan tampilan grille yang cukup besar di bagian tengah.

Varian lampu dibekali dengan lampu proyektor untuk lampu utama dengan bentuk sipit.

"Bagian eksterior lebih terlihat garang sebagai kendaraan SUV dengan grille yang lebih besar, termasuk bagian belakang yang lebih kokoh," ujarnya.

Sementara dilihat dari tampilan interior, mobil ini tampil dengan mempertahankan standar kenyamanan range rover dengan kombinasi gaya modern dan kontemporer yang terbaik di kelasnya.

Memiliki konsol tengah yang mempunyai bagian kontrol yang mudah untuk dijangkau. Sentuhan permuakaan konsol tengah dengan veneer dari bahan kulit yang berkualitas.

"Di sisi interior terasa lebih nyaman dengan memiliki konsol tengah yang mudah untuk dioperasikan bagi pengendara," katanya.

Masih dari dalam kabin nuansa elegan sangat terasa berkat adanya panoramicroof sebagai fitur bawaan tipe menengah (prestige) dan atas (dynamic).

Kaca tintet panoramic dengan ukuran besar, berfungsi untuk memudahkan udara dan cahaya matahari dapat masuk ke dalam kabin.

Tatanan interior terlihat rapi tanpa adanya tongkat porsneling di dalam kabin. Karena telah diganti dengan tombol putar.

Layaknya sebuah BMW iDrive dan dan memiliki cruise control yang berguna untuk menjawab telepon dan pengaktif audio pada setir.

"Penggunaan material berkualitas tinggi dengan jok semi bucket merah menciptakan nuansa dinamis di dalam kabinnya," jelasnya.

Kenyamanan penumpang lebih terasa di dalam kabin, sebab dimanjakan dengan sistem audio meridian dengan kekuatan 1.700 W yang terdiri dari 29 speaker dan 12 channel termasuk subwoofer ganda.

Mobil Range Rover ini menggunakan sistem parkir mobil dengan menggunakan sensor ultrasionik yaitu sistem di mana secara otomatis akan dapat mengarahkan ke tempat pakir.

Mobil ini juga menggunakan grafis informatif dan pesan dapat ditampilkan di layar sentuh buat pengemudi untuk dapat memandu pengemudi dalam melakukan manuver.

"Range Rover Evoque Si4 hadir dengan dua pilihan varian, yaitu tiga pintu dan lima pintu. Saat ini kami menyediakan ready stock lima pintu," jelasnya.

Suspensi Handal

Sebagi SUV kelas premium, Range Rover Evoque Si4 tentu tak hanya tampil modis dan futuristik, namun juga mengedepankan unsur ramah lingkungan dan kenyamanan berkendara.

Range rover Evoque juga hadir dengan kelengkapan fitur keamanan jadi hal utama.

"Evoque Si4 terbaru hadir dengan kelengkapan keamanan dan kenyamanan berkendara," kata Mulia

Mengusung mesin inline 4-silinder turbocharged yang berkapasiatas 2.000 cc dengan tipe Si-4 Automatic Turbocharge dan memakai sistem fuel injection membuatnya mampu menciptakan figur tenaga 150 hp pada putaran 5.000 rpm dan torsi maksimum 380 Nm pada 4.000 rpm dengan transmisi 6-speed

"Evoque mampu berakselerasi hanya dalam 7,6 detik untuk mencapai kecepatan 0-100 kilometer per jam. Mobil ini juga dibekali transmisi enam kecepatan yang lebih halus ketika memindahkan persneling," jelasnya.

Menariknya lagi, adanya fitur tambahan untuk keselamatannya berupa ABS, EBD, dan Hill Descent Control sebagi pelengkap lebih atas keamananya.

"Lebih dari itu tersematnya berbagai sistem teknologi suspensi handal menjadi nilai plus atas Range Rover Evoque Si4," katanya.

Anda yang tertarik bisa lihat unitnya dengan mengunjungi showroom mobil CBU Nusa Jaya Mobilindo di samping Hotel Swiss Inn Penuin Batam.


12.41 | 0 komentar | Read More

Bak Artis, Dewan Batam Budi Mardiyanto Dikawal Puluhan Laskar Merah Putih

Written By Unknown on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Anggota DPRD Kota Batam periode 2014-2019 disambut bak artis. Satu persatu kendaraan roda empat masuk ke gedung DPRD Kota Batam, Jumat (29/8) siang selepas sholat Jum'at.

Terlihat anggota Dewan beserta rombongan keluarganya turun dari mobil masing-masing dengan dibukakan pintu oleh staff DPRD dan disambut layaknya artis.

Saling berjabat tangan, sesekali wajah mereka pun diabadikan lewat lensa-lensa kamera juru foto DPRD Kota Batam maupun dari media, lokal dan nasional.

Dari 50 wajah anggota dewan tersebut, nampak 20 wajah anggota dewan periode sebelumnya dan sisanya adalah yang baru. Mengenakan pakaian yang seragam dengan keluarganya, sebagian anggota dewan terlihat tak ragu mengendarai sendiri mobilnya.

Namun ada juga yang disopiri secara pribadi. Selain didampingi keluarga, keunikan terlihat pada kedatangan anggota dewan yang baru, Budi Mardiyanto. Mengendarai Avanza Putih berplat BP 1643 GC, Budi terlihat dikawal ketat. Bukan oleh kepolisian maupun aparat keamanan lain, legislator PDI-P itu masuk ke ruangan sidang paripurna utama dengan pendampingan anggota Laskar Merah Putih (LMP).

Layaknya orang penting, tak tanggung-tanggung, sekitar 50 orang anggota LMP diturunkan hari itu untuk mengawal Budi Mardiyanto menghadiri Peresmian dan Pengukuhan Sumpah Janji Anggota DPRD Masa Jabatan 2014-2019.

"LMP merasa bagaimanapun bangga karena saya sebagai ketuanya bisa duduk di sini. Nggak ada maksud apa-apa," kata Budi ditemui usai pelantikan.

Kehadiran anggota LMP, menurut Budi sebagai bentuk support baginya. Apalagi selama ini LMP sudah banyak berkontribusi, dan mendukung penuh perjalanannya menjadi anggota Dewan, mulai dari tingkat ranting hingga ke atas.

"Mereka sudah dukung saya, dan sebagai wujud nyatanya saya sengaja mengajak mereka semua hadir dan memakai atribut LMP," kata Budi.

Meski tak mengendari mobil mewah, penampilan Budi menjadi sorot perhatian karena kemana pun langkahnya pergi selalu diikuti puluhan pria berpakaian loreng hijau, putih, merah.


12.41 | 0 komentar | Read More

Gelagat Pelantikan Anggota Dewan Batam, Mulai Sepeda sampai Mobil Mewah

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Beragam prilaku ditunjukan anggota DPRD Batam periode 2014-2019 saat menghadiri acara pelantikan di Gedung Dewan Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (29/8/2014). 

Satu anggota Dewan, Budi Mardiyanto, datang dengan kawalan sekitar 50 orang Laskar Merah Putih (LPM) dan pergi kemanapun selalu dibuntuti oleh pengawalnya. 

Lain Budi, lain lagi dengan anggota DPRD yang merasa lebih percaya diri dengan tampil menggunakan mobil-mobil mewah.

Fenomena mobil mewah, terlihat baik di anggota DPRD wajah lama serta wajah yang baru. Sebut saja seperti Ganda Tiur Simorangkir yang hadir bersama suaminya Sahat Sianturi nampak mengendarai BMW XG 1925 VG, atau Lik Khai bos Emola yang mengendarai Harrier hitam BP 1321 VG.

Tak mau kalah perhatian, sebaliknya incumbent dari Partai Amanat Nasional, Yudi Kurnain justeru memilih menggunakan sepeda saat menghadiri momen kali keduanya dilantik menjadi wakil rakyat di tingkat Kota Batam. Dengan kemeja biru, Yudi langsung memarkirkan sendiri sepedanya dan masuk ke ruang sidang paripurna.

Tidak seperti sidang paripurna sebelum-sebelumnya, sidang paripurna istimewa hari itu tampak dipadati ratusan orang. Mulai dari keluarga anggota Dewan hingga pendukung dan simpatisan legislator tertentu pun tak ketinggalan menyaksikan acara tersebut.

Ruslan Kasbulatov yang memimpin sidang, tampak membacakan surat keputusan Gubernur nomor 876 tentang peresmian pemberhentian anggota Dewan 2009-2014 dan pengangkatan anggota Dewan masa jabatan 2014-2019.

Selepas itu, Ruslan pun langsung menyerahkan palu sidang kepada Nuryanto sebagai pimpinan sementara DPRD Kota Batam yang ditunjuk oleh PDI-P sebagai partai pemenang.

"Tugas pimpinan sementara yakni seperti memimpin rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi dengan masa jabatan berakhir sampai dilantiknya pimpinan definitif DPRD Kota Batam," ujar Ruslan saat itu.

Nuryanto yang menerima palu dan mandat sebagai pimpinan sementara, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pemilu legislatif lalu, serta turut menjaga keberlangsungan pemilu tetap aman dan tertib.

Wakil Gubernur Kepri, HM Soerya Respationo yang hadir dalam kegiatan itu juga berpesan kepada seluruh anggota dewan baru dapat menjalankan tugas dan sumpah atau janji yang telah diungkapkannya.

"Mudah-mudahan sumpah yang anda katakan, tidak terlupakan dan dilupakan. Anda harus bersyukur bisa masuk dewan, ini kursi yang istimewa dan diperebutkan. Buat anggota dewan yang baru maupun yang terpilih kembali, mudah-mudahan melaksanakan amanah ini sebaik-baiknya," tutur Soerya.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, yang ikut hadir mengatakan ke depan ia berharap dengan bertambahnya anggota dewan periode ini, makin banyak aspirasi masyarakat yang dapat diserap. Dan ia pun sebagai kepala daerah, siap bekerjasama dengan seluruh anggota dewan selama beberapa tahun ke depan.

"Tiap lima tahun sekali anggota dewan kita bertambah. Lima tahun lalu 45 orang, sekarang kita memiliki anggota dewan 50 orang. Artinya masyarakat semakin banyak di Batam. Bahkan diperkirakan 2019 bakal bisa 60 orang lebih dan gedung ini nggak cukup. Dengan 50 ini, saya berharap makin banyak aspirasi dari masyarakat yang bisa diserap," ujar Dahlan.


12.41 | 0 komentar | Read More

Ini Penjelasan Dispenda Batam Terkait Sistem Pembayaran PBB Offline

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) yang tidak bisa dilakukan secara online alias sistem jaringan offline menyebabkan wajib pajak (WP) kecawa, Jumat (29/8/2014).

Kepala Dinas Pendapatan Jefridin yang dihubungi Tribun Batam, Jumat (29/8) malam, mengakui pembayaran PBB di tiga bank yang ditunjuk yakni Bank Riau Kepri, BRI, dan BTN memang tidak berjalan. Jaringan terputus akibat alat berat menyebabkan sistem pembayaran online pajak bumi dan bangunan (PBB) terhenti.

"Iya. Tapi masalahnya bukan di sistem, tapi jaringan," kata Jefridin.

Kepala UPT PBB Dinas Pendapatan Kota Batam, Indra, menjelaskan secara terperinci bahwa kerusakan jaringan antara sistem di Dispenda dan Bank disebabkan oleh alat berat atau beko yang mengerjakan proyek jalan di depan gedung bersama.

"Inikan ada tiga, sistem website di kami, sistem di bank, sama koneksinya atau jaringannya. Website pemda dan layanan bank nggak ada masalah. Kami sudah cek. Menurut informasi ada penggalian pengerjaan parit di depan kantor Dispenda jadi terputus jaringannya. Koneksi antara bank dan Dispenda terputus karena jaringan itu dirusak tidak sengaja oleh alat berat. Musibahlah ini," tutur Indra.

Masalah tersebut menurut Indra telah dikoordinasikan oleh Dispenda kepada Lintas Artha selaku perusahaan pembuat jaringan tersebut. Perbaikan pun dalam proses. Ia memperkirakan, jika tidak ada halangan, proses perbaikan selesai dalam dua hari ke depan.

"Kami sudah hubungi Lintas Artha. Sejak sore tadi mereka sudah mulai kerja mengecek semua jaringannya, untuk perbaikan. Jaringan yang terputus akan disambung lagi. Menurut mereka mudah-mudahan satu dua hari selesai, jadi hari Senin sudah bisa menerima pembayaran lagi," ucap Indra.

Selama masa perbaikan, Dispenda terpaksa tidak dapat menerima pembayaran PBB masyarakat melalui butik-butik Bank Riau Kepri yang memang masih beroperasi hari Sabtu dan Minggu nanti.

"Kita terbantu juga kejadian ini terjadinya pas weekend. Jadi memang bank tutup. Cuma memang ada butik Bank Riau Kepri yang masih buka, itu cuma dua di Mega Mal dan Nagoya Hill. Jadi hari Sabtu dan Minggu ini terpaksa tidak bisa dilayani dulu," kata Indra.


12.41 | 0 komentar | Read More

Pascakabur, Rosyidi DKK Sempat Tidur di Hutan Duriangkang Berhari-hari

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Ahmad Rosyidi (24), tahanan yang Polsek Batam Kota yang telah menyerahkan diri ternyata sempat bersembunyi beberapa hari di Hutan Dam Duriangkang pascakabur dari sel tahanan Polsek Batam Kota, Kepulauan Riau (Kepri).

Prasetio, seorang anggota Kopaja dimana Rosyidi menjadi anggota komunitas ini, mengungkapkan sebenarnya Rosyidi sudah lama ingin menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Dia sempat bermalam beberapa hari di hutan Duriangkang.

Hanya saja, lanjutnya, Rosyidi tak mengetahui cara terbaik dan bingung bagaimana caranya menyerahkan diri.

"Dia sudah lama ingin menyerahkan diri, tapi dia takut disakiti. Bagaimana ke sananya (kantor polisi). Dia bingung," ujarnya.

Prasetio sendiri baru bertemu langsung Rosyidi, selang beberapa jam sebelum tersangka kasus pencurian itu menyerahkan diri ke kantor polisi, Kamis (28/8) lalu.

"Pukul 3 sore, saya baru melihat langsung Rosyidi di rumah teman yang menghubungi, kalau Rosyidi mau menyerahkan diri. Tempatnya di Tiban," kata Prasetio.

Setelah berunding dengan anggota Kopaja lainnya, mereka sepakat mendampingi Rosyidi menyerahkan diri ke Polsek Batam Kota.

Kini masih tersisa 3 tahanan kabur di Polsek Batam Kota yang belum menyerahkan diri.

Tim gabungan berhasil menangkap 2 tahanan kabur lainnya, masing-masing Nurhapdin Bin Marhaban (32) dan Eko Syahputra Simanjuntak (26) beberapa waktu lalu. Ketiganyapun sejak Jumat (29/8) ini dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II A Batam.

"Mereka sudah dititipkan ke Rutan tadi pagi (kemarin, red)," kata Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rianto saat dihubungi wartawan.

Kepala Rutan Batam, Anak Agung Gde Krisna, juga membenarkan adanya penitipan 3 tahanan dari Polsek Batam Kota, Jumat (29/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Sesuai SOP tahanan baru, kami terima berkasnya lengkap, dicek kesehatannya dalam kondisi siap, sehat, aman, terkendali. Karena kalau dalam keadaan sakit, akan kami tolak," ucap Agung.

Rosyidi, Nurhapdin dan Eko selanjutnya ditempatkan di kamar terpisah di Paviliun E, di tempat masa pengenalan lingkungan.

Diberitakan sebelumnya, 6 tahanan di Polsek Batam Kota, Selasa (19/8) sekitar pukul 2.00 WIB, nekad melarikan diri dari sel tahanan. Mereka yakni
Syafrizal (30), Ahmad Rosyidi (24), Eko Syahputra Simanjuntak (26), Nurhapdin Bin Marhaban (32), Agung Khaidir Jaelani Bin Armia (24), dan Dedek Asriadi (29). 


12.41 | 0 komentar | Read More

Tiga Tahanan Masih Buron, Kapolres Imbau Serahkan Diri

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BAtAM - Tiga dari enam tahanan yang kabur dari sel Polsek Batam Kota telah berhasil diamankan kembali. Tiga lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Ketiga tahanan yang masih buron adalah Syafrizal (30), Agung Khaidir Jaelani Bin Armia (24), dan Dedek Asriadi (29). Sementara tahanan yang telah diamankan lagi adalah Ahmad Rosyidi (24), Eko Syahputra Simanjuntak (26), dan Nurhapdin Bin Marhaban (32).

Kapolresta Barelang Kombes Polisi Moh Hendra Suhartiono membenarkan hal tersebut. Hendra pun memberi apresiasi atas tindakan Ahmad Rosyidi, satu dari tiga tahanan yang menyerahkan diri.

"Niat baiknya untuk menyerah kita hargai," ucap Hendra, Jumat (29/8).

Setelah diamankan, ketiga tahanan tersebut telah diserahkan ke polsek Batam Kota. Selanjutnya mereka telah dititipkan oleh Polsek ke Rutan Kelas II A Batam.

Untuk tiga tahanan lainnya yang masih buron, Hendra mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri. Karena jika tidak menyerahkan diri, akan ada pemberatan hukuman yang lain yang akan dilimpahkan kepada mereka.

Kebanyakan dari enam tahanan ini berkas penyidikan kasusnya telah sampai tahap dua yakni pelimpahan pada kejaksaan.

"Karena jika tidak (menyerahkan diri), akan mempersulit mereka sendiri. Karena rata-rata kasusnya sudah P21," kata Hendra lagi.


12.41 | 0 komentar | Read More

Api Hanguskan Tiga Warung dan Isinya di Tanjungpinang

Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Tiga unit warung milik Isam (48), penjual gorengan dan nasi serta  Asan Udin, penjual rokok dan bensin eceran di pinggir jalan Adisucipto, depan Hotel Aston Batu 11 Tanjungpinang, hangus dilalap si jago merah, Kamis (28/8) malam.

Seluruh isi warung hangus dan tak ada yang tertinggal pascakebakaran tersebut.

Kebakaran itu tidak sampai menelan korban jiwa, namun membuat Isam dan Udin kehilangan banyak harta. Kerugian yang dialami kedua diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Aduh, semuanya habis. Tak ada tinggal lagi yah Allah. Semuanya ini milik kakak saya," ungkap seorang wanita yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Isam, pascakebaran itu setengah menangis.

Wanita tersebut dan seluruh keluarga korban kebakaran tidak mau berkomentar banyak tentang musibah yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu. Mereka hanya terlihat menangis dan saling menguatkan satu sama lain.

"Warung milik Ibu Isam dan adiknya Sofiah. Keduanya kakak-beradik," ungkap Munzir, Ketua RT 5/RW 7 Kampung Bangun Sari ketika ditemui di lokasi kebakaran.

"Ibu Isam punya 2 warung. Dia jual nasi dan gorengan. Sementara ada warung di sebelahnya milik Pak Asan Udin. Dia jual rokok dan bensin eceran," timpal seorang pria yang mengaku warga setempat.

Peristiwa kebakaran itu terjadi begitu cepat. Dalam waktu singkat, 3 unit warung itu habis dilahap si jago merah. Kendatipun sudah dipadamkan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dan 3 unit mobil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, barang-barang milik Isam dan Asan tidak bisa diselamatkan. 

"Kami tak tahu penyebab kebakaran. Yang jelas beberapa saat setelah kebakaran, kami langsung datang dan padamkan api. Penyebab kebakaran, mungkin masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa. Tapi katanya ada yang alami luka bakar. Kami sedang cari dia," ungkap Raja Mukhmin, Kepala Seksi (Kasi) Penangan Kebakaran pada BPBD Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Agung Yudiawan mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari sambungan arus pendek atau kompor gas. Namun, dugaan tersebut akan diselidiki lagi dengan mencari informasi dari para saksi.

"Kami sudah panggil beberapa saksi. Mereka mengaku tidak berada di dalam warung itu saat kebakaran. Ada seorang saksi, namanya Kamal, dialah yang ada di dalam. Tapi dia belum bisa datang ke Kantor Polsek untuk memberikan keterangan," ungkap Agung.


12.41 | 0 komentar | Read More

Jokowi Kirim Bunga, Ia Kenal Suhardi sejak Masih Kuliah di UGM

Written By Unknown on Jumat, 29 Agustus 2014 | 12.41

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (empat kiri) mendoakan jenazah Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Jumat (29/8/2014). Suhardi meninggal Kamis 28 Agustus karena sakit, dan sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. 

TRIBUNNEWSBATAM.COM,  JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo mengungkapkan rasa bela sungkawa atas meninggalnya Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi. Pria yang aktab disapa Jokowi ini mengaku telah mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk bela sungkawanya.

"Saya sudah kirim bunga tadi," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Jokowi mengaku telah mengenal sosok Suhardi sejak ia masih mahasiswa di Universitas Gajah Mada. Saat itu, ia mengenal Suhardi sebagai asisten dosen salah satu mata kuliah yang diikutinya.

"Dulu waktu saya kuliah, beliau masih asisten dosen. Sudah lama kenal," ucap mantan Walikota Surakarta ini.

Jokowi juga mengenal sosok almarhum sebagai pria pekerja keras. Tidak hanya itu, Jokowi juga menilai sosok Suhardi sangat santun, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun berpolitik.

"Beliau pekerja keras dan sangat santun," kata Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardimeninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan pada hari Kamis, 28 Agustus 2014 pada pukul 21.40 WIB.


12.41 | 0 komentar | Read More

Asen Tetap Sangkal Perkosa Dewi, Ia Minta Maaf pada Keluarga

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Asen, terdakwa pembunuhan berencana model cantik Aprilian Dewi (17), tampak tenang selama menjalani persidangan perdananya di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (28/8) sore.

Tak ada kegelisahan di wajahnya. Penampilan pria kelahiran Binjai itupun lebih rapi, dengan potongan rambut pendeknya. Tak seperti saat dia ditangkap, Mei kemarin, dan menjalani rekonstruksi beberapa waktu lalu.

Didampingi kuasa hukumnya, Bernard Uli Nababan, Asen menjawab setiap pertanyaan majelis hakim yang diketuai Budiman Sitorus itu dengan baik. Ia didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU), Triyanto, dengan dakwaan primer pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Ancaman maksimal pidana mati. Dilanjutkan dakwaan subsider hingga lebih lebih subsider.

Dalam sidang perdana yang disatukan dengan pemeriksaan saksi itu, JPU Triyanto menghadirkan 4 dari 10 saksi yang dia miliki. Mereka yakni orangtua mendiang Dewi, Teck Kiong dan Misnem, Nur Asiah, pembantu di rumah Dewi dan pemilik rental Avanza silver BP 1586 YD, Bambang.

Namun persidangan perdana itu belum mengungkap jelas motif pembunuhan yang dilakukan Asen dan rekannya Panca (DPO) kepada Dewi. Dalam berita acara pemeriksaan, Asen tetap bersikukuh melakukan pembunuhan karena ingin menguasai harta korban.

Anehnya barang Dewi yang diambil Asen dan Panca hanyalah sebuah handphone, kalung dan uang Rp75 ribu. Dari hasil visum, selain terdapat jejak akibat jeratan di leher Dewi, dan memar di beberapa anggota tubuh, di bagian kemaluan dan anus korban juga terdapat tanda bekas persetubuhan baru. Namun Asen tetap tak mengakui telah berbuat asusila kepada Dewi.

Di akhir persidangan, pria yang sudah 2 kali mendekam di sel penjara akibat 2 kasus berbeda itu, mengajukan permohonan maaf kepada orangtua Dewi. Namun Teck Kiong dan Misnem, tak menerima maaf Asen.

"Saya mau minta maaf," kata Asen.

"Tidak terima," jawab Teck Kiong sembari menggelengkan kepalanya. Jawaban serupa juga diucapkan Misnem, istrinya.


12.41 | 0 komentar | Read More

Pacar Dewi Hadiri Sidang Asen, Pekan Depan Pemilik Matrix Agency Bersaksi

Tribun Batam/Argianto D. A. Nugroho

Asen, terdakwa pembunuhan berencana model cantik Aprilian Dewi (17), saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (28/8) sore. 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sidang perdana Asen, pembunuh model cantik yang juga siswi SMK Permata Harapan Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Aprilian (17), telah berlangsung Kamis (28/8/2014) kemarin di Pengadilan Negeri Batam.

Sidang selanjutnya akan digelar Kamis (4/9) depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Neneng, pemilik agency Matrix, rencananya juga akan bersaksi dalam persidangan itu.

"Dari 6 saksi di persidangan berikutnya, memang ada 1 orang dari pihak agency model," ucap Triyanto membenarkan.

Pada persidangan kemarin, dihadiri puluhan pengunjung, rata-rata kerabat mendiang Dewi. Termasuk di antaranya, Fusen, pacar Dewi. Untuk menghindari insiden pemukulan, terdakwa Asen, dibawa petugas keluar sidang melalui pintu belakang.


12.41 | 0 komentar | Read More

Almarhum Suhardi Pernah Bersumpah Tidak Konsumsi Gandum

TRIBUNNEWSBATAM.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Partai Gerindra, Suhardi, setelah menyelesaikan program doktoralnya pada 1987 lalu sempat bersumpah untuk tidak lagi menyantap gandum. Pasalnya gandum yang beredar di Indonesia adalah gandum hasil impor.

Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon kepada wartawan usai upacara pelepasan jenazah Suhardi di kantor DPP Partai Gerindra, Pasar Minggu, Jumat (29/8/2014), mengatakan bahwa sumpah tersebut diucapkan karena kepedulian almarhum terhadap ketahanan pangan lokal, terhadap petani yang tertekan oleh bahan pangan impor.

"Almarhum memng peduli sekali kedaulatan pangan. Kepeduliannya tidak makan Gandum karena itu impor," katanya.

Selain itu Suhardi juga dikenal sebagai Profesor Telo (ketela), tak lain karena kepedulian mantan Dekan Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada itu.

Kampanye soal kedaulatan pangan juga merupakan salah satu hal yang terus dilakukan Suhardi hingga menjabat Ketua DPP Partai Gerindra.

Suhardi menghembuskan nafas terakhirnya malam tadi, Kamis (28/8), di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan karena kanker paru-paru. Suhardi meninggal setelah sekitar dua minggu menjalani perawatan.

Fadly mengaku sangat kehilangan atas kepergian Suhardi. Karena kehilangan sosok yang sederhana, bersih serta sangat peduli terhadap kedaulatan pangan Indonesia.

"Pak Suhardi ini wafat saya kira terlalu cepat, beliau beberapa waktu lalu sehat, terakhir beliau deklarasi Koalisi Merah Putih masih sangat sehat sekali," terangnya.


12.41 | 0 komentar | Read More

Belasan Perusahaan Hengkang dari Batam

Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Belasan perusaahaan yang ada di Tanjunguncang dan kawasan industri lainnya di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sudah melayangkan surat pemberitahuan tidak akan melakukan aktivitas atau tidak beroperasi lagi.

Perusahaan yang hengkang dari Batam, ada yang pindah ke Taiwan dan ke beberapa negara lainnya. Ada juga perusahaan yang memang tutup karena tidak mampu lagi beroperasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Zarefiadi mengaku tidak mengetahui pasti jumlah dan nama perusahaan yang akan hengkang dari Batam.

"Tidak semuanya tutup, tapi banyak yang pindah ke negara lain. Jumlanya saya tidak tahu. Yang pasti, ada belasan perusahan yang akan hengkang dari Batam,"katanya.

Alasan perusahaan pindah atau tidak beroperasi lagi, kata Zarefiadi salah satunya pengeluaran semakin besar dan tidak sebanding dengan pemasukan. Ada juga berlasan karena perusahaan sudah tutup, akibat sepi order.

"Kita tidak tahu pasti, karena berbagai macam alasan yang disampaikan perusahaan yang berniat pindah dan menutup semua kegiatan operasional,"ujarnya.

Semenentara, Yudiansyah salah satu perusahaan subcon galangan kapal mengaku, sejak Januari tidak ada order. Hampir semua perusahaan galangan kapal yang ada di Tanjunguncang hanya menyelesaikan pekerja yang tersisia dari tahun 2013. Namun untuk pekerjaan baru dipastikan tidak ada. Hal inilah membuatt sejumlah perusahaan hengkang dari Batam, bahkan ada yang tutup.

"Kita tidak tahu pasti apa penyebab sepinya pekerjaan di galangan kapal Tanjunguncang. Yang jelas sebelum pemilu keadaan di galangan kapal tidak seperti tahun sebelumnya. Setiap hari pasti ada pengurangan pekerja,"katanya.


12.41 | 0 komentar | Read More

Inilah Rahasia Uti Sukses Dirikan Bisnis Agensi Iklan Sendiri

TRIBUNNEWSBATAM.COM- Mampu menangkap peluang bisnis. Itulah kalimat yang bisa menggambarkan perjalanan karier Uti Rahardjo, pemilik agensi iklan Creative Center yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan itu.

Kini, sebagian besar kliennya adalah perusahaan yang sudah memiliki nama besar, sebut saja HSBC, Citibank, Chevron, Nestle, Unilever, Allianz, Jaguar, hingga perusahaan-perusahaan dalam negeri, seperti Garuda Food, Bank Bukopin, PLN, First Media, dan masih banyak lagi.

Wanita ini memang sudah malang melintang di dunia agensi periklanan sejak lama. Uti sudah bekerja sebagai profesional di dunia agensi periklanan selama belasan tahun. Dia sempat bekerja di beberapa perusahaan agensi multinasional yang namanya sudah besar, seperti Jwt Ad Force, Saatchi & Saatchi, McCann Erickson, dan Leo Burnett. Terakhir, dia bekerja di BBDO, perusahaan jaringan agensi periklanan internasional yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Waktu itu dia menjabat sebagai strategic planner.

Meski bekerja di perusahaan asing, namun Uti lebih banyak menghabiskan waktunya di Indonesia. Bertahun-tahun menjalani karier profesional di bidang periklanan membuatnya sudah banyak mengenal klien. Hingga akhirnya, pada tahun 2000, ia mendapat pesanan dari salah satu klien untuk membuat iklan promosi layanan perbankan.

Proyek tersebut bisa dibilang tidak terduga. Wanita kelahiran tahun 1962 itu menyanggupi dan mengerjakan dengan timnya sendiri, tanpa naungan perusahaan tempat dia bekerja. Uti bercerita, proyek yang dibuatnya itu adalah iklan kampanye layanan perbankan bernama Eazy-Pay dari Citibank.

Ternyata hasilnya bagus. Hasil karya Uti mendapat banyak respon positif dan apresiasi. Proyek tersebut dikerjakannya tanpa menghabiskan banyak dana. "Itu proyek sendiri pertama saya dengan biaya minimalis dan hasilnya memuaskan," kata dia.

Dari situ, Uti lantas berpikir untuk membuat bisnis sendiri. Perjalanan karier barunya berlangsung mulai tahun 2000. Tidak perlu waktu lama, dia hanya butuh waktu 6 bulan pasca mendapatkan proyek tidak terduga tersebut untuk membuat perusahaan sendiri.

Uti mendapatkan modal awal dari uang tabungan sendiri dan pinjaman dari orangtua sebesar Rp 10 juta untuk keperluan percetakan. Lalu, ia membuka kantor kecil di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan. Agensi iklan tersebut dia namakan Creative Center.

Kini, bisnisnya sudah berjalan 14 tahun. Uti dan timnya banyak membuat produk-produk untuk keperluan marketing dan branding, seperti iklan komersial televisi, iklan billboard, company profile, dan sebagainya. Selain produksi iklan, Creative Center juga mengarahkan bisnisnya kepada jasa konsultasi untuk korporasi.

Dalam setahun, omzet yang ia dapatkan bisa mencapai Rp 10 miliar. Kontribusi terbesarnya ada di iklan media cetak. Saat ini, Uti memindahkan kantornya ke Kemang dengan dibantu oleh 30 karyawan.  


12.41 | 0 komentar | Read More

Kapolres Barelang Bantah Keluarkan Izin Judi Kim

Written By Unknown on Kamis, 28 Agustus 2014 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam,  Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Jajaran kepolisian Polresta Barelang berusaha serius memberantas praktik perjudian di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Tak hanya mengamankan gelanggang permainan (gelper) berbau judi dan tak berizin seperti sebelumnya, praktik perjudian yang kini masuk ke arena pasar malampun, menjadi sasaran.

"Segala bentuk perjudian akan kami tindak. Ya, itu (judi kim) termasuk judi. Dimana tempatnya? Tiban Centre. Terima kasih," ucap Kapolres Barelang, Kombes Pol Mohammad Hendra Suhartiyono kepada Tribun, Rabu (27/8) sore.

Ia menegaskan, pihaknya sama sekali tidak pernah mengeluarkan izin terkait praktik judi kim di pasar malam Batam, seperti yang disebut-sebut seorang pekerja judi kim di pasar malam Tiban Centre, Selasa (26/8) lalu.

Pasalnya, untuk perizinan seperti itu, bukan wewenang pihak kepolisian. Pihaknya dalam hal ini bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Nggak akan ada izinnya, apalagi yang berbau judi. Kami sama sekali tak berwenang mengeluarkan izin untuk arena, gelanggang permainan," tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Barelang, Kompol Ponco Indriyo. Ia mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan perizinan untuk praktik judi kim.

"Kalau izin untuk praktik judi kim, jelas tidak ada. Mungkin yang dimaksudnya, izin keramaian di pasar malam. Kalau itu urusnya di bagian Intel, bukan di Reskrim," ucap Ponco.

Pada intinya, lanjut Ponco, pihaknya akan menindak segala bentuk permainan yang di dalamnya terdapat unsur judi. Salah satu unsurnya, yakni terdapat alat tukar menukar dalam bentuk uang.

Diberitakan sebelumnya, aktivitas judi kim yang belakangan hadir di pasar malam Tiban Centre, cukup meresahkan para orangtua. Pasalnya, anak-anak mereka kerap meminta uang dalam jumlah tak sedikit untuk permainan ini.

Anak-anak ini seolah ketagihan bermain. Mereka ingin mendapatkan hadiah bernilai jutaan rupiah yang ditawarkan pengelola. Bahkan tak sedikit di antara mereka rela merogoh kocek demi menikmati permainan ini.


12.41 | 0 komentar | Read More

PM Israel Deklarasikan Kemenangan atas Serangan di Gaza

TRIBUNNEWSBATAM.COM,  YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kemenangan dalam perang di Gaza melawan Hamas, sehari setelah dicapai gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran selama tujuh minggu.

Dalam pidato di televisi nasional, Netanyahu mengatakan Hamas secara politik terasing dan mengalami kerusakan parah.

"Hamas dihantam keras dan tak mendapatkan satu pun tuntutannya," kata Netanyahu dalam konferensi pers di Jerusalem, Rabu (27/8/2014).

Ini merupakan pernyataan pertama perdana menteri Israel sejak gencatan senjata dicapai Selasa kemarin. Ia merinci sejumlah tuntutan Hamas yang tidak dapat dipenuhi, termasuk tuntutan Hamas untuk mengendalikan pelabuhan dan bandara di Gaza dan pembebasan tahanan Palestina.

Benjamin Netanyahu mengatakan operasi militer di Gaza telah menghapus kemampuan Hamas melakukan pembunuhan massal di Israel.

Para wartawan melaporkan deklarasi kemenangan ini tampaknya ditujukan kepada kritikus yang mengatakan konflik gagal menggulingkan Hamas dari kekuasaan.

Sebelumnya, Hamas menggelar kegiatan yang disebut sebagai pawai kemenangan. Seorang juru bicara menyatakan gencatan senjata adalah kemenangan bagi Gaza.

Gencatan senjata dicapai dalam perundingan yang ditengahi Mesir di ibu kota Kairo.


12.41 | 0 komentar | Read More

Tak Ada Solar, Mulai Hari Ini Kapal Sekupang-Tanjungpinang Dihentikan

Laporan Tribunnews Batam,  Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- PT Lestari Indomabahari selaku operator MV Dumai Express-MV Dumai Line terpaksa menghentikan operasional kapal Batam- Tanjungpinang melalui pelabuhan domsetik Sekupang (PDS) atau sebaliknya.

Hal ini diakibatkan perusahaan tersebut kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Tanjungpinang.

Demikian disampaikan Humas operator MV Dumai Express-MV Dumai Line, Asmadi, Rabu (27/8).  

Asmadi mengatakan perusaha tempat dia bekerja tidak mendapat pasokan BBM sama sekali di Tanjungpinang, sehingga memutuskan untuk menghentikan pelayaran. Sebelumnya, setiap hari pelayaran Dumai Express-Dumai Line melayani rute Dumai, Bengkalis, Selatpanjang, Tanjung Balai Karimun, Batam dan Tanjungpinang.

"Mulai besok (Kamis red) kami putuskan untuk melabuhkan kapal di Sekupang, karena tidak bisa beroperasi seperti biasa akibat stok BBM tidak ada. Dan sampai batas waktu yang belum dapat kami tentukan, pelayaran ke Tanjungpinang dihentikan," kata dia.

Saat ini kata Asmadi pasokan BBM hanya ada di Sekupang, namun stok solar itu dikhawatirkan tidak cukup untuk mengantar kapal pulang dari Tanjungpinang. Walaupun PT Pertamina melakukan normalisasi pasokan BBM bersubsidi, hal itu tidak berpengaruh kepada transportasi laut yang dialami operator kapal. Karena stok BBM yang ada merupakan 20 peresen yang sebelumnya dikurangi pemerintah dikembalikan lagi dan hanya sampai dengan 31 Agustus 2014.

"Hingga saat ini, belum ada normalisasi distribusi BBM bersubsidi untuk operator kapal yang melayani publik melalui transportasi laut. Dalam pertemuan dengan Pertamina sebelumnya, hanya memastikan sampai kapan pembatasan dilakukan dan langkah yang akan ditempuh setiap operator,"katanya.

Sementara tawaran dari pemerintah terhadap penambahan biaya untuk pengantaran BBM menggunakan truk tangki, tidak menjadi masalah bagi operator kapal. Namun solar yang diambil dari depaot Kabil dan dibawa ke PDS, mendapat masalah, karena untuk loading dari truk tangki ke dalam kapal tidak bisa dan tidak memiliki tempat. Selain itu juga membutuhkan waktu yang cukup lama, operaor kapal harus terlebih dulu membayar melalui bank, kemudian baru bisa diambil BBM tersebut dan diantar ke PDS.

"Belum lagi lokasinya jauh dan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengisi ke Kabil. Sementara waktu kami mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan hanya sekitar 30 menit. Begitu juga dengan birokrasi perizinan pembayaran yang berbelit juga menyulitkan operator. Operator harus mendapat izin, kemudian membayar di bank yang ditunjuk, kemudian meminta izin untuk alat transportasi untuk membawa solar, baru kemudian bisa mengisi bahan bakar,"katanya.

Saat ini penumpang yang akan berangkat ke beberbagai tujuan melalui PDS, terlihat sepi. Seat atau tempat duduk yang ada didalam kapal juga tidak penuh. Meski operator kapal mengurangi trip atau trayek transportasi, sejak kuota BBM berkurang penumpang langsung turun dratis dari sebelumnya.

"Bisa kita lihat keadaan PDS saat ini, sepi tidak ada penumpang yang berada diruang tunggu. Bahkan kantin dan beberapa otlet penjualan oleh-oleh pun sepi pengunjung,"katanya.


12.41 | 0 komentar | Read More

Diduga Terlibat Korupsi Dana LSM, Anggota DPRD Natuna Ditangkap

Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Jajaran Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri kembali mengamankan tiga orang tersangka dugaan korupsi dana hibah untuk organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Natuna. 

Satu dari tiga tersangka anggota DPRD Natuna yang masih aktif. Ketiga tersangkat tersebut ED sebagai  Ketua LSM Segar Bugar (Serbu), AS sebagai bendahara LSM dan HR selaku anggota DPRD Natuna. Nilai korupsi tersebut mencapai mencapai Rp1 miliar.

Pantauan Tribun di ruang Ditreskrimsus Polda Kepri, ketiga tersangka ini baru saja tiba di Mapolda Kepri sekitar pukul 13.45 WIB, Rabu (27/8/2014). Hanya saja dari tiga tersangka tersebut yang sempat terlihat baru satu orang dan saat itu mengenakan kemeja warna putih.

Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Syahardiantono yang ditemui di Mapolda enggan berkomentar banyak dan langsung pergi.

"Maaf tahan dulu ya, mau kami periksa dulu," kata Syahardiantono singkat dan langsung buru-buru pergi.

Begitu juga dengan Kasubdit III Ditreskrimsus AKBP Wisnu Aji juga masih belum mau memberikan keterangan terkait kasus korupsi yang dilakukan oleh anggota DPRD Natuna itu.

"Nanti, sabar yah besok (hari ini) akan kita adakan konferensi pers. Dan nanti pak dir (Direktur Direskrimsus, red) yang akan memberikan keterangan langsung," katanya.

"Penasarankan, kami saja yang belum tidur dari Natuna tidak penasaran," katanya lagi seraya berkelakar.

Dari informasi yang berhasil dikembangkan Tribun di lapangan, dugaan kasus korupsi ini berasal dari bantuan sosial untuk LSM Segar Bugar (Serbu) dengan nilai pagu anggaran Rp1 miliar yang diambil dari APBD Natuna berupa kegiatan olahraga renang.

Kegiatan ini diusulkan oleh HR dan kemudian dilaksanakan oleh ED dan AS, dengan menggunakan kolam renang miliknya. Dari sana HR mengambil anggaran tersebut dengan alasan uang sewa kolam renang selama 1 tahun.

Kegiatan tersebut memang sempat berjalan  lebih kurang berjalan 6 bulan dan selebihnya sama sekali tidak ada kegiatan olahraga renang tersebut. 


12.41 | 0 komentar | Read More

Hanura dan PKB Batam Bentuk Fraksi Koalisi Hati Nurani Bangsa

Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Tidak mau berlama-lama memperlihatkan kinerjanya sebagai anggota DPRD Kota Batam terpilih 2014-2019, Rabu (27/8) kemarin, anggota terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Hati Nurani Rakyat (Hanura) langsung membentuk koalisi fraksi.

Koalisi fraksi tersebut adalah Hati Nurani Bangsa (HNB), gabungan dari partai Hanura dan PKB. Fraksi ini dipimpin masing-masing ketua Dewan Pimpinan Cabang. Pembentukan koalisi ditandai dengan penandatangan kesepakatan bersama serta disaksikan sejumlah anggota DPRD Kota Batam 2014-2019 terpili.

Iwan Krisnawan Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Batam mengaku hal ini dilakukan guna menghasilkan kinerja yang baik untuk masyarakat Batam terhadap anggota DPRD terpilih baik dari Partai Hanura maupun PKB.

"Yang jelas semua ini bertujuan agar bisa berjalan dengan baik untuk kontribusi yang tepat sasaran terhadap masyarakat Batam," kata Iwan Krisnawan.

Iwan, begitu sapaan akrabnya menambahkan, nantinya hasil koalisi ini disampaikan ke teman-teman DPRD Kota Batam terpilih lainnya, bahwa Hanura dan PKB menghasilkan satu fraksi yang memiliki visi misi yang sama dengan moto membela yang benar.

"Pembentukan fraksi HNB ini sesuai dengan amanah Undang-Undang No.27 tahun 2009 tentang susunan kedudukan MPR, DPR, DPRD dan DPD maksimal satu partai," ungkapnya seraya menambahkan ini juga bertujuan untuk membangun kekuatan politik baru menyambut berjalananya anggota dewan terpilih saat usai pelantikan nanti.

Caretaker Ketua DPC PKB, Sirajudin Nur mengatakan tertandangnya kesepakatan koalisi fraksi ini menunjukan bahwa kerjasama dan koordinasi antara PKB dan Hanura sudah terjalin dengan baik. Dan ini bertujuan untuk membentuk kekuatan politik baru untuk membangun kualitas politik di Batam yang lebih baik lagi demi kemajuan Batam itu sendiri.

"Kami terima kasi atas kerja sama ini. Mari kita sama-sama membangun bangsa ini dengan baik. Koalisi pembentukan fraksi ini akan membangun kekuatan politik baru karena anggota DPR Hanura dan PKB terpilih merupakan kader terbaik kami," katanya.

Kedepannya fraksi Hati Nurani Bangsa ini diharapkan akan menjadi payung politik bagi dua partai yang bernaung dan bekerja untuk kepentingan kader PKB dan Hanura demi terciptanya masyarakat yang makmur dan ekonomi yang Batam yang sehat.

"Ini untuk menentukan arah Bangsa selama lima tahun kedepan, jadi sudah seharusnya ada kesepakatan antara satu partai dengan partai lain dalam wadah fraksi ini," ujar Sirajudin Nur.

Untuk diketahui dari fraksi ini, nantinya akan ada tujuh kursi didalamnya, yakni 4 kursi dari partai Hanura dan 3 kursi dari PKB.


12.41 | 0 komentar | Read More

Soal Solusi Kelangkaan Solar, Gubernur Kepri dan Dishup Angkat Tangan

Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Ketiadaan bahan bakar minyak solar untuk kapal akibat pengurangan kuota minyak subsidi sebagaimana dikeluhkan para operator kapal sepertinya tidak bisa dijawab oleh Pemerintah Provinsi (Pempro) Kepri sekalipun.

Gubernur Kepri HM Sani dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Muramis bahkan angkat tangan untuk mengatasi masalah ini.

Muramis sendiri mengaku tidak bisa berbuat apa-apa terkait dampak pengurangan kuota minyak subsidi ini. Dia hanya bisa menganjurkan para operator untuk mengurangi jumlah pelayaran sebagaimana mestinya.

"Saya juga angkat tangan. Pemprov Kepri tidak bisa membantu. Masalah ini tidak hanya terjadi di Kepri tetapi juga di seluruh Indonesia. Kabijakan itu dikeluarkan oleh pusat. Kita di daerah terpaksa hanya mengikuti saja," ungkap Muramis ketika dimintai tanggapan, Rabu (27/8) sore.

Kepala Dishub Kepri itu mengakui bahwa beberapa operator kapal sudah beberapa kali meneleponnya dan meminta bantuan Pemprov Kepri untuk membantu mengatasi masalah itu. Namun, permintaan tersebut pun tidak bisa dikabulkan. Dia selalu saja hanya bisa mengarahkan para operator kapal untuk mengurangi jumlah pelayaran kapal dari jumlah biasanya.

"Kami tak bisa bantu. Apakah Pemprov Kepri harus beli minyak sendiri, yah tentu tak bisa. Karena kebijakan itu langsung diturunkan dari pusat," timpal Muramis lagi.

Tidak cuma Muramis, Gubernur Kepri pun tidak bisa berbuat banyak untuk menghadapi kebijakan pusat terkait pengurangan kuota minyak subsidi ini. Sani sendiri bahkan menilai bahwa sebenarnya jatah minyak subsidi tersebut masih bisa mencukupi kebutuhan para nelayan dan warga lainnya asalkan jatah minyak tersebut tidak diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Sebetulnya jatah minyak itu masih mencukupi kebutuhan para nelayan dan warga. Namun, ada masalah di lapangan di mana minyak itu dicuri oleh pihak-pihak tertentu. Ini sudah menjadi rahasia umum. Makanya saya katakan, kalau minyak itu tidak diselewengkan maka jatahnya masih mencukupi kebutuhan nelayan dan warga lainnya," ungkap Gubernur Kepri tersebut


12.41 | 0 komentar | Read More

Wali Kota Batam Akan Perketat Izin Tempat Hiburan

Written By Unknown on Selasa, 26 Agustus 2014 | 12.41

Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria Silitonga

BATAM, TRIBUN - Maraknya kegiatan judi online yang tertangkap pihak keamanan turut mendapatkan apresiasi dari Pemko Batam.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan memuji kerja dari para personel aparat kepolisian yang melaksanakan penertiban.

"Judi online ini, aparat hukum kita sudah melaksanakan penertiban, yah kita support (dukung) juga. Judi online susah menangkap secara fisik, harus digerebek. Makanya kami mengapresiasi kerja tim pengaman kita," kata Dahlan, Senin (26/8/2014).

Tak mau kalah dari pihak keamanan, maraknya judi online yang terazia di dalam tempat-tempat atau kawasan wisata juga menjadi catatan penting bagi Pemko Batam.

Menurut Dahlan, para pelaku usaha tempat hiburan yang menggelar praktek judi di tempat usahanya telah melanggar izin yang telah diberikan oleh Pemko melalui Dinas Pariwisata Kota Batam.

Dahlan pun menegaskan ia akan lebih memaksimalkan fungsi kontrol dari Dinas Pariwisata selaku pemberi izin.

"Iya pasti dong mereka melanggar izin. Jadi nanti saya akan lakukan pengetatan izin, Dispar supaya lebih meningkatkan pengawasannya. Supaya mereka (pengusaha tempat hiburan) tidak menyalahgunakan izin mereka. Itu yang penting," katanya tegas.


12.41 | 0 komentar | Read More

Khusus Nelayan, Pengisian BBM Melalui Sistem Kartu Survey

Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria Silitonga

BATAM, TRIBUN - Lumpuhnya sebagian angkutan laut akibat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kosong bukan menjadi masalah di Kota Batam saja.

Wakil Wali Kota Batam, Rudi yang ditemui di Kecamatan Batam Kota, Senin (25/8/2014) mengatakan saat ini pemerintah Kota Batam sedang mencari solusinya.

Melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) tengah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Batam, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, dan Pertamina akan mencarikan jalan sementara permasalahan tersebut.

Paling tidak, bagaimana agar kepentingan para operator kapal masih dapat terelisasi.

"Pagi ini kami koordinasikan paling tidak bagaimana kepentingan kawan-kawan yang bergerak ke Pekan Baru, Dumai, Tembilahan, Bengkalis masih bisa."

"Kami pastikan stok untuk keberangkatan masih tersedia, tapi nggak bisa diambil lagi di lembaga-lembaga penyalur yang biasanya, seperti SPBU, SPBN. Tapi langsung ke Kabil," tutur Rudi, Senin (25/8/2014).

Permasalahan semakin ruwet, tak kala kapal-kapal tersebut juga tak dapat mengisi BBM lagi di daerah tujuan. Sebab, di daerah tujuan juga berlaku aturan main yang sama.

"Prinsipnya hanya tidak bisa mengambil ke SPBU-SPBU lainnya. Tapi ambil di depot untuk kapal yang standarnya 30GT."

"Awalnya depot tidak menyediakan angkutan, tapi setelah koordinasi depot siap menyediakan mobil pengangkut. Tapi memang dikenakan biaya sedikitlah untuk transport," ujar Rudi.

Kepala Disperindag Kota Batam, Amsakar Achmad pun menyatakan sejauh ini Pemko Batam belum menyediakan subsidi khusus bagi operator kapal yang harus membayar sendiri biaya angkut BBM solar subsidi yang dibeli melalui Depot Pertamina di Kabil.

"Sejauh ini belum ada itu subsidi, tapi kami melihat memang kebijakan BPH Migas ini bisa menimbulkan eskalasi lebih luas ke ruang publik. Kami juga khawatir karena itu, bisa mempengaruhi ke calon penumpang nantinya," kata Amsakar.

Amsakar menyatakan akibat aturan baru yang dikeluarkan BPH Migas mengenai pengurangan kuota BBM solar bersubsidi sebesar 20 persen dari kuota sisa yang ada di masing-masing daerah, permasalahan kekurangan solar merambah ke setiap daerah.

"Seperti sekarang operator kapal tujuan Dumai yang biasanya dapat jatah 1.500 kiloliter per hari, karena aturan ini jadi cuma dapat 1.200-1.300 kiloliter per hari. Mereka kadang takut berlayar sampai Dumai, karena di sana pun nggak bisa ngisi juga. Takut nggak bisa kembali," ujar Amsakar.

Selain meminta Pertamina menyediakan angkutan BBM solar bersubsidi dari Depot, langkah lain yang dilakukan Pertamina terkait solar subsidi yakni sepakat untuk memperketat rekomendasi yang dikeluarkan di berbagai SKPD terkait. Kemudian menyurati BPH Migas untuk mengkaji ulang aturan pengurangan kuota 20 persen tersebut.

"Rekomendasi yang kami keluarkan akan diperketat. Seperti rekomendasi untuk panti-panti atau yayasan sosial di bawah Dinas Sosial. Lalu kremasium yang di bawah kendali Dinas Kesehatan.

Kami Disperindag memperketat di kios-kios. Termasuk Dinas KP2K yang menyalurkan untuk nelayan," ucap Amsakar.

Untuk nelayan yang mengisi BBM solar subsidi, selain harus melengkapi dengan surat rekomendasi dari dinas terkaitnya, harus juga menunjukkan kartu kendali atau kartu survey dari Pertamina.

"Jadi nanti buat nelayan itu akan kami iringi juga dengan kartu kendali atau kartu survey dari Pertamina. Jadi ada dua alat kontrol."

"Kedua kita akan menyurati BPH migas untuk meninjau kembali kebijakan pengurangan 20 persen itu. Mudah-mudahan sehari dua hari ini selesai suratnya," ujar Amsakar.


12.41 | 0 komentar | Read More

รข€œSampai Menghadap Tuhan, Kita Dihadapkan dengan Korupsiรข€

Laporan Wartawan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto

BATAM, TRIBUN - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) memberikan pemahaman korupsi kepada 1.018 orang calon mahasiswa Unversitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Sabtu (23/8/2014).

Kegiatan ini terangkum dalam orentasi studi pengenalan kampus (Ospek) 2014 yang berlangsung di aula Unrika di Batu Aji Batam.

Materi antikorupsi itu disampaikan langsung Indraza Marzuki, fungsionaris Dikyanmas KPK RI. Indraza Marzuki memulainya dari gratifikasi yang merusak moral bangsa.

Dia menceritakan mulai dari lahir saja, orangtua harus membayar atau memberikan uang terima kasih agar bisa mendapatkan akta kelahiran kepada pegawai rumah sakit dan catatan sipil.

Hanya cara itu, anak yang baru dilahirkan diakui sebagai warga negara Indonesia (WNI).

"Praktek bayar ini, bayar itu, sogok sana, sogok sini, terus berlanjut ketika kita masuk sekolah. Saat mencari kerja dan bekerja, kemudian menikah, terus punya anak hingga kita kembali menghadap Tuhan."

"Sewaktu mengurus surat kematian, pemakaman, keluarga kita diharuskan membayar lagi. Tidak itu saja, di republik ini, mengurus semua administrasi berkaitan dengan pemerintah pasti harus ada uang pelicin," ujarnya.

Indra menyebutkan untuk mengurus semua administrasi di pemerintahan, mulai dari akta kelahiran, KTP, SIM, kartu sosial, STNK, domisili, IMB dan lainnya harus mempunyai uang ekstra agar bisa mendapatkannya.

Biasanya parktek tersebut menggunakan istilah uang tinta, uang jasa, uang kopi, uang pelicin, uang rokok dan istilah lainnya.

"Padahal tugas pejabat negara dan pegawai negeri itu, ya melayani rakyat dengan sebaik-baiknya. Mereka sudah digaji dengan memakai uang rakyat."

"Jadi mereka tidak perlu lagi mengharap imbalan dalam bentuk apapun dari pihak lain. Sebetulnya, begitulah bunyi sumpah jabatan mereka ketika dilantik dan juga pada kode etik pegawai negeri," katanya.
    
Dijelaskan, gratifikasi merusak martabat pejabat dan pegawai negeri karena membangun mental pengemis dengan memperjual belikan kewenangan.

Gratifikasi dianggap suap jika penerimanya pegawai negeri atau penyelenggara negara. Sebab gratifikasi tersebut berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugas serta kewajiban pegawai negeri atau penyelenggara negara.  

"Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membasmi patktek gratifikasi. Sebagai anggota masyarakat, kita harus stop memberi dalam bentuk apapun kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara. Kita semua harus mengawasi dan melaporkan praktek-praktek gratifikasi kepada KPK," ajaknya..

"Negeri ini semakin nyaman bila mana tidak ada praktek gratifikasi, sebab hak masyarakat akan terlayanai maksimal dan gratis. Dengan membasmi gratifikasi, kebiasaan korupsi akan ikut hilang dari kebudayaan kita," katanya.

Sementara itu Rektor Unrika Batam, Prof. DR. H. Zainuddin, M.Pd mengatakan sebanyak 1.081 mahasiswa baru tahun akademik 2014/2015, secara serentak mengikuti Ospek di Kampus Unrika, Sabtu (24/8/2014) dan berakhir Minggu (24/8/2014).

Dalam ospek tersebut, Mahasiswa baru diperkenalkan secara dekat tentang kampus Unrika. Beragam pertunjukan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan BEM dipersembahkan kepada mahasiswa baru tersebut.

Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan, sebagai bentuk pengenalan awal bagi mahasiswa baru yang nantinya akan menjadi peserta didik di Unrika.

"Ospek memberikan manfaat kepada mahasiswa, karena ada perbedaan yang signifikan antara waktu belajar SMA dengan kuliah."

"Dengan ospek ini, apa yang menjadi permasalahan mereka selama perkuliahan tidak menjadi kendala lagi. Selain itu, mereka bisa lebih mengenal dengan kampus baru serta senior-senior mereka," katanya.

Ia mengatakan, dalam ospek ini dilaksanakan selama dua hari, dimana terdiri dari beberapa Fakultas diantaranya Fakultas Hukum, Fisipol, Teknik, Ekonomi, dan FKIP. Ospek tersebut dimotori oleh BEM Unrika.


12.41 | 0 komentar | Read More

Penyerahan Ruko Golden Wealth Dilakukan Akhir Agustus

Laporan Wartawan Tribun Batam, Yusuf Riadi

BATAM, TRIBUN - Ingin mendapatkan ruko siap huni di kawasan Tiban Batam, pertokoan Golden wealth menawarkan kesempatan dua unit ruko terakhir.

Ruko yang berada di lokasi strategis di Tiban menghadirkan 30 unit ruko modern minimalis.
 
"Kami menawarkan dua unit terakhir untuk ruko Golden Wealth yang ada di Blok C, unit ruko di Blok A dan B sudah habis terjual dan sudah serah terima bangunan," ujar Yunita Manager Operational ruko Golden Wealth kepada Tribun, Senin (25/8/2014).

Di dalam pertokoan Golden Wealth tahap pertama kata Yunita segera dibuka supermarket untuk di Blok A. Sedangkan untuk di Blok B akan hadir perkantoran dan restoran.

Untuk unit terakhir pada Blok C merupakan lokasi yang strategis pas berada tepat menghadap jalan raya dan parkiran yang sangat luas.

"Untuk serah terima Blok C direncanakan akan diserahterimakan akhir Agustus 2014 ini," jelasnya.

Tidak hanya itu, pertokoan yang dihadirkan developer PT. Golden Wealth Development dirancang dengan desai modern masa kini sehingga dari sisi tampilan hadir dengan konsep ruko modern.

Berada di lokasi yang strategis di kawasan Tiban, lokasi ruko berada di keramaian, padat penduduk, berhadapan dengan perbankan, dan dikelilingi perumahan, serta berada di jalur lambat.
   
"Kami yakin dengan posisi yang kita miliki ini, konsumen sangat diuntungkan dengan lokasi yang strategis. Kami pastikan konsumen tidak akan rugi membeli unit-unit ruko yang kami pasarkan," promonya.
     
Tunggu apalagi segera pilih blok yang tersisa dan dapatkan diskon yang sangat istimewa yang diberikan oleh kami.

Terlebih bagi konsumen yang menginginkan untuk membuka usaha pada tahun ini bisa terlaksana dengan membeli ruko kami di Blok C.

Segera datang ke kantor kami PT. Golden Wealth Development di Pertokoan Top 100 Penuin Blok A No. 5 Nomor telepon kantor 0778-424999 atau langsung hubungi marketing kami di nomor handphone 085374199017.


12.41 | 0 komentar | Read More

Ujian Penerimaan CPNS di Provinsi Kepri Ditunda Lagi

Laporan Wartawan Tribun Batam, Thomas Limahekin

TANJUNGPINANG, TRIBUN - Pendaftaran dan pelaksanaan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di provinsi dan kabupaten atau kota se-Kepri akan ditunda lagi.

Proses pendaftaran dan tes ini baru akan dimulai setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemko) se-Kepri sudah memasukkan jabatan-jabatan pada formasi-formasi yang sudah disetujui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB RI).

"Jadwal pendaftaran dan tes penerimaan CPNS kemungkinan akan diundur lagi. Pokoknya kita akan sesuaikan dengan waktunya. Sesuai jadwal awal, tes akan digelar pada 8 September 2014."

"Namun, dengan adanya kendala ini, maka tes-nya tentu akan ditunda sampai 11 September 2014 nanti," ungkap Abdul Malik, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri, Senin (25/8/2014) usai menemani Eko Prasojo, Menteri Pemberdayaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dalam acara sosialisasi tes CPNS dengan sistem komputer atau computer assesment test (CAT).

Menurut Malik, saat ini Pemprov Kepri dan beberapa Pemkab/Pemko se-Kepri baru sedang memasukkan jabatan-jabatan pada formasi-formasi yang sudah disetujui Kemenpan-RB tersebut.

Jabatan-jabatan tersebut baru akan dikirim ke Kemenpan-RB dalam waktu 2 - 3 hari mendatang.

"Setelah jabatan-jabatan itu dikirim ke Kemenpan-RB dan disesuaikan dengan formasi-formasi yang ada baru, pendaftaran bisa dibuka. Tetapi pendaftaran tersebut baru bisa dilakukan mulai saat itu sampai dengan 14 setelah jabatan-jabatan disesuaikan dengan formasi-formasi ini."

Sementara, tes CPNS akan dilakukan pada 8 hari setelah akhir masa pendaftaran. Jadi tes penerimaan CPNS-nya digelar sekitar 3 pekan lagi," papar Malik lagi seraya menginformasikan akan memasukkan jabatan-jabatan itu ke Kemenpan-RB pada Rabu (27/8/2014) nanti.

Paparan Malik ini ditegaskan lagi oleh Eko. Wamenpan-RB tersebut menegaskan bahwa saat ini formasi-formasi CPNS di Pemprov Kepri dan Pemkab/Pemko yang membuka penerimaan CPNS sudah ada.

Namun, belum ada penyesuaian antaran jabatan-jabatan tersebut dengan formasi-formasi ini. Makanya kami minta Pemprov dan Pemkab/Pemko segera memasukkan jabatan-jabatan untuk formasi yang sudah ada itu," tegas Ego ketika dimintai tanggapan.

Dia menambahkan, setelah jabatan-jabatan tersebut sudah dikirimkan ke Kemenpan-RB dan disesuaikan dengan formasi-formasi yang ada, alamat website yang berisi informasi seputar penerimaan CPNS di Kepri dengan sendirinya sudah bisa online (aktif) dan bisa dibuka oleh siapa saja.

Aktifnya alamat website tersebut sekaligus menjadi saat awal untuk pembukaan pendaftaran tes CPNS di Kepri dan Kabupupaten/Kota se-Kepri.

"Saat ini baru Kabupaten Lingga sajalah yang sudah memasukkan jabatan-jabatan bagi formasi-formasinya. Kami harap Provinsi dan Kabupaten/Kota lain segera memasukkan jabatan-jabatan bagi formasi-formasi itu."

"Setelah jabatan-jabatan sudah dimasukkan lalu dihubungkan dengan formasi-formasi yang ada, alamat website untuk tes CPNS di Kepri dan Kabupaten/Kota se-Kepri sudah langsung dibuka. Pada saat itu juga, pendaftaran mulai dibuka. Pendaftaran akan berlansung selama 14 hari, mulai terhitung saat itu," terang Wamenpan-RB tersebut.  

Tambahan Formasi

Tambahan formasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang rupanya dikabulkan oleh Kemenpan-RB. Tanjungpinang adalah satu-satunya kabupaten/kota di Kepri yang mendapat penambahan formasi CPNS.

"Pengajuan penambahan formasi  CPNS di kota Tanjungpinang sajalah yang diterima. Pengajuan formasi dari provinsi dan kabupaten/kota lain di Kepri tidak tidak diterima," ungkap Eko Prasojo, Wamenpan-RB, Senin (25/8/2014) kemarin.

Menurut Eko, Pemko Tanjungpinang sudah mengaju sekitar 400-an formasi tambahan setelah 85 formasi terdahulu sudah dikabulkan. Sebagian besar formasi tambahan tersebut akan disetujui oleh Kemenpan-RB.

"Nanti kami akan pertimbangkan lagi pengajuan formasi tambahan itu. Tentu sebagaian besar akan dikabulkan. Karena tahun lalu Tanjungpinang tidak mendapat jatah penerimaan CPNS."

"Kami mengabulkan pengajuan itu setelah Pemko Tanjungpinang memperbaiki anggaran belanja pegawainya. Kami sedang menunggu hasil perbaikan anggaran belanja pegawai itu," terang Eko lagi.

Berbeda dari Pemko Tanjungpinang, penambahan formasi yang diajukan Pemprov Kepri justru tidak dikabulkan Kemenpan-RB. Eko menilai, ada beberapa faktor yang menyebabkan Kemenpan-RB tidak mengabulkan pengajuan tersebut.

Beberapa di antaranya adalah analisis kondisi pegawai yang ada, belanja pegawai, mendapat kuota penerimaan CPNS tahun lalu, proyeksi penerimaan untuk lima tahun kedepan dan lain-lain.

"Kita harus ikuti rumus dengan sistem yang ada. Kalau kita tidak ikuti sistem tersebut maka semuanya itu akan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kita tidak bisa merubah sistem," tegas Wamenpan-RB itu.


12.41 | 0 komentar | Read More

PLTD Ranai Mulai Kronis, Listrik di Ibukota Natuna Lumpuh

Laporan Wartawan Tribun Batam, Muhammad Ikhsan

NATUNA, TRIBUN - Krisis listrik semakin menggila di ibukota Kabupaten Natuna, Ranai, Provinsi Kepri. Mesin-mesin yang ada di unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dikelola PT. Bima Golden Powerindo bergantian rusak.

Bahkan satu unit dikabarkan mengalamai rusak parah sejak sebulan terakhir. Ada enam unit mesin yang dioperasikan rekanan penyuplai daya ke PLN Rayon Ranai ini.

Itu pun jika dihidupkan, keenam unit ini sudah mulai kerepotan dengan beban listrik kebutuhan warga yang makin hari kian bertambah.

"Satu mesinnya rusak, lagi bongkar dulu. Masih dicari tahu rusaknya yang mana," ujar Ian, petugas dari PT BGP yang dijumpai Senin (26/8/2014).

PT. BGP pun nampaknya mulai sedikit sensitif dengan sering rusaknya alat mereka.

"Duh tolong jangan difoto-foto lah mas mesinnya, takutnya mengganggu orang yang memperbaiki, lagian kami nggak diberi izin dari atasan," ujar Iyan kepada para awak media.

Sebelumnya banyak warga yang mempertanyakan kelayakan BGP sebagai operator PLTD di Natuna. Bahkan pemadaman berkepanjangan diyakini sudah membuat perekonomian warga lumpuh.

Sementara pihak PT PLN Rayon Ranai pun nampaknya pasrah dengan kondisi operasional rekanan mereka yang ditunjuk lewat proses lelang oleh PLN Wilayah di Tanjungpinang.

Bahkan kantor PLN Ranai pun juga kerap padam listrik akibat sering rusaknya mesin BGP tersebut.

Staff Senior PLN Rayon Ranai, Muhardiman mengatakan terkadang masalah yang terjadi tak hanya di mesin yang rusak, namun kadang jaringan di luar ada yang terkendala, tertimpa pohon dan sebagainya bisa saja menurutnya arus balik berimbas dan merusak ke mesin.

"Spare kita paling 20 persen, saat beban puncak memang menjadi kendala selama ini. Cuma saya sulit juga untuk memberikan paparan teknis, sebaiknya ke Manajer, cuma beliau lagi keluar daerah," akunya.

Namun Manajer PLN Rayon Ranai, Deny Arsadi pun belum bisa dihubungi kemaren.

Di saat PLN kesulitan beban puncak, masih nampak warga yang datang memasukkan permohonan penambahan daya di rumahnya. "Maaf mas belum bisa saat ini," ujar. salah seorang petugas PLN.

Penggunaan alat-alat modern yang meningkat secara kuantitas oleh warha tentu juga membutuhkan listrik lebih. Sepertinya hal ini yang belum tertangani oleh PLN disamping jeleknya operasional PLTD rekanan mereka

Ridwan, salah seorang warga di Jalan Sudirman pun mengaku heran dengan kelistrikan di Ranai.

"Saya mau nonton TV di sini kan cuma bisa TV kabel atau parabola, antena UHF gak bisa. Kalau saya sendiri pakai TV kabel, karena padam bergilir berjam-jam. Jika di pusat pengelola TV kabelnya itu listrik mati, maka walau di sini hidup tapi nggak dapat siaran. Nah giliran di pengelola TV Kabel hidup, tapi listrik di sini yang padam sama aja bohong, akhirnya nggak jadi -jadi nonton. Pokoknya mau ngapa-ngapain susah," ujar Ridwan.

Ia pun berharap pemerintah Kabupaten Natuna bertindak cepat terkait solusi warga di Ranai yang sudah tak berdaya dalam teror pemadaman bergilir dalam waktu berjam-jam tersebut.

"Kalau bisa diintervensi saja PLN supaya cari operator penyuplai lain selain perusahaan yang ada saat ini (BGP), mungkin mesin yang dioperasikan mereka udah seken dan karatan. Ini yang harus ditegaskan pejabat kita, Jangan pejabat sini tiap sebentar keluar daerah aja," ujarnya kesal.


12.41 | 0 komentar | Read More

Remaja Perempuan Banyak Ikut Anggota Geng Motor

Written By Unknown on Selasa, 19 Agustus 2014 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Maraknya kriminalitas yang dilakukan oleh anggota geng motor semakin meresahkan masyarakat Batam. Yang lebih disayangkan, kebanyakan para anggota geng motor ini masih remaja-remaja yang berstatus siswa dan siswi sekolah.

Banyak kasus-kasus kriminal yang tercatat yang pernah dilakukan para anggota geng motor ini. Mulai dari kasus balapan liar, tawuran antar geng motor, jambret, pembacokan, bahkan perampokan yang mengakibatkan kematian korban mereka.

Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu, seorang siswa SMK Widya (Laurensius) dibacok oleh anggota geng motor menggunakan samurai dibagian punggung. Beberapa waktu sebelumnya juga terjadi Pembacokan oleh anggota geng motor yang terjadi di Bengkong.

Kasus tragis yang lain juga menimpa seorang pelajar SMK, Dwi Melia Ningsih beberapa bulan lalu. Warga legenda ini meninggal setelah beberapa hari dirawat di RS Elizabeth, lubuk Baja, karena dirampok dan ditusuk oleh pacarnya sendiri yang merupakan anggota geng motor ganesa.

Dan tak dapat dipungkiri, kawasan Batam Kota merupakan tempat berkumpulnya para geng motor di Batam. Terutama pada malam Minggu, para remaja ini berkumpul di sekitaran Alun-alun, Costarina, Vihara Sei Panas, dan beberapa titik lainnya dikawasan Batam Centre.

Menyingkapi hal ini, Kanit Reskrim Kepolisian Sektor Batam Kota, AKP Donris Pasaribu, mengatakan pihaknya selalu melakukan patroli dan razia di titik-titik berkumpulnya geng motor. Namun dia mengakui karena keterbatasan kekuatan yang ada, para geng motor belum bisa terberantas.

"Memang harusnya lebih banyak dilakukan patroli dan razia. Kita sudah lakukan razia dan patroli secara rutin. Namun karena kekuatan kita yang sedikit dan tugas kita bukan hanya ini saja, masalah ini tidak putus-putus," kata Donris, Senin (18/8).

Selain itu, Donris juga menyayangkan sikap orangtua yang terkesan membiarkan anaknya berkeliaran ditengah malam. Beberapa orangtua bahkan tidak senang jika anaknya terjaring razia.

"Beberapa orangtua marah-marah, Masa malam minggu anak saya tak boleh keluar. Padahal anak mereka kita amankan karena kebut-kebutan tengah malam," kata Donris lagi.

Donris mengimbau agar para orangtua lebih memperketat pengawasan terhadap anak mereka. Dengan perhatian dan pengawasan dari orangtua, dapat meminimalisir tindakan kriminal yang dilakukan para remaja tersebut.

"Hendaknya lebih diperhatikan. Jika jam 12 lewat anaknya belum pulang, harusnya orang tua sudah mencari. Banyak remaja perempuan yang ikut ngumpul sama geng motor, padahal sudah lewat tengah malam," katanya lagi.

Namun Donris menegaskan, apabila aparat kepolisian menemukan tindak kriminal yang dilakukan oleh anak-anak tersebut, aparat akan tetap menindak sesuai hukum yang berlaku.

"Contohnya Jika razia kita temukan mereka membawa senjata tajam. Kita akan teruskan menindak sesuai hukum," tegas calon Kapolsek Sei Bedug ini.


12.41 | 0 komentar | Read More

Polisi: Pelaku Datang Serang Korban dan Lari, Diduga Masalah Pribadi

TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO

Thomas Suriansyah (25), karyawan admin showroom Delta Motor, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi korban penikaman dan perampokan saat dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Budhi Kemuliaan, Senin (18/8/2014). 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sampai Senin (18/8) malam, kondisi korban perampokan dengan kekerasan, Thomas Suriansyah (25), karyawan admin Showroom Delta Motor beralamat di depan komplek MCP Jalan Kerapu Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Senin (18/8/2014)  terlihat sudah mulai membaik.

Meski tidak mengalami luka fisik yang terlalu parah namun korban masih mengalami trauma mental.

"Dia (Thomas) sudah dipindah ke ruangan inap. Sekarang di Paviliun Tulip. Lukanya tidak terlalu parah. Tapi dia masih trauma," ujar seorang petugas di RSBK, Senin (18/8) malam.

Sedangakan Kapolsek Batuampar Kompol Zaenal Arifin yang dikonfirmasi mengatakan, diduga ada masalah pribadi antara pelaku dan korban. Dari keterangan yang diperoleh dari korban, pelaku perampokan berjumlah satu orang.

Zaenal mengatakan, pelaku datang dengan tiba-tiba dan langsung menyerang korban yang sedang bekerja di dalam showroom. Setelah melukai korban pelaku langsung melarikan diri.

"Diduga kasus ini bukan perampokan tapi merupakan masalah pribadi. Korban masih enggan berbicara banyak. Dia tampak tertutup dengan beralasan masih menunggu bosnya untuk memberi keterangan polisi," kata Zaenal.

Sayangnya Tribun tidak bisa mengkonfirmasi langsung pada Thomas karena terbatas jam bezuk rumah sakit.


12.41 | 0 komentar | Read More

Eks Anak Buah Nazaruddin Akui Beri Uang 25.000 Dollar AS ke Fahri Hamzah

TRIBUNNEWSBATAM.COM, JAKARTA — Mantan anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Yulianis, mengaku pernah memberikan uang dalam amplop sebesar 25.000 dollar AS kepada politikus Partai Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah. Pengeluaran uang untuk Fahri tersebut dicatat Yulianis sebagai uang muka pembelian mobil sesuai dengan arahan Nazaruddin.

"Catat saja itu DP pembelian mobil, tidak terkait dengan proyek," kata Yulianis menirukan perintah Nazaruddin dalam persidangan kasus dugaan korupsi Hambalang dengan terdakwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (18/8/2014).

Awalnya Yulianis ditanya oleh pengacara Anas yang bernama Andika Honggowongso. Dia diminta menjelaskan mengenai inisial FAH dalam dokumen pengambilan kas. Yulianis menjawab bahwa dia pernah dipanggil Nazaruddin ke lantai tujuh Tower Kemang di Mampang, Jakarta Selatan, untuk membawa uang 25.000 dollar AS. Setelah sampai di lantai tujuh, Yulianis mengaku melihat Fahri Hamzah.

"Dulu saya tidak tahu dia itu siapa, tetapi setelah melihat di TV, saya tahu itu Pak Fahri yang dari PKS," kata Yulianis.

Dia mengaku meletakkan uang 25.000 dollar AS yang dibungkus amplop di meja di depan Fahri. Saat itu, kata Yulianis, Fahri tidak bicara apa-apa dan hanya senyum ketika diminta untuk tanda tangan sebagai bukti penerimaan. Akhirnya, Nazaruddin-lah yang tanda tangan. "Sama Pak Nazar itu ditandatangani cuma dicoret-coret saja," ujar Yulianis.


12.41 | 0 komentar | Read More

Oknum Guru Pengganti Pukul Siswa Gara-gara Topi Bergambar Jari Tengah

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Kekerasan yang dilakukan guru terhadap siswa kembali terjadi. Kali ini seorang siswa kelas 6 C SDN 011 Bengkong Sadai, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) berinisial Rs (14), dipukul oleh seorang oknum guru, Afan Machtar.

Afan yang merupakan penjaga perpustakaan dan kadang bertugas menggantikan guru kelas mengaku memukul Rs secara spontan. Dia mengatakan Rs telah melawannya saat dia mengambil topi yang bergambarkan jari tengah, yang menurutnya adalah gambar yang tidak pantas.

"Sekali dua kali saya tanya tidak dijawab. Lalu saya ambil topinya, dia malah melawan. Secara reflek saya pukul pakai topi itu. Kawan-kawannya juga sudah masuk, dia sendiri yang belum. Saksinya ada teman-temannya satu kelas," kata Afan, Senin (18/8).

Pemukulan tersebut terjadi pada Rabu (13/8) lalu setelah jam istirahat, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, guru tetap yang biasanya mengajar kelas 6 C meminta bantuan Afan untuk mengajar karena dia ada keperluan di luar sekolah.

Ibu Rs, Resmawati mengaku tidak senang atas perlakuan guru tersebut terhadap anaknya. Dia beralasan anaknya baru selesai melakukan operasi. Selain itu Remawati mengatakan, kejadian ini merupakan kali kedua anaknya dipukul di sekolah.

"Anak saya itu pakai topi karena kepalanya botak habis operasi. Ini juga yang kedua dia dipukul, tapi oleh guru lain," kata Resmawati pada Tribun.

Namun Resmawati tidak mau memperpanjang masalah pemukulan anaknya. Dia tidak mau anaknya yang sudah kelas enam bermasalah.

"Saya sudah serahkan anak saya untuk dididik disini. Dia sekarang sudah kelas 6," katanya lagi.

Kepala sekolah SDN 011, Edward SPD mengatakan kejadian tersebut memang terjadi. Namun sebagai pendidik dia tidak setuju mengajar siswa dengan kekerasan.

"Memang ada pemukulan tersebut. Tapi sekolah tidak pernah menginstruksikan mengajar dengan kekerasan," kata Edward.

Edward juga mengatakan, kejadian ini merupakan pelajaran untuk ke depan agar lebih hati-hati dan tidak mendidik siswa dengan kekerasan.

"Kalau terjadi lagi, saya akan ajukan ke dinas untuk mencopotnya," tegas Edward.

Setelah dilakukan pertemuan antara para guru dan orang tua, Afan mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada Resmawati. 


12.41 | 0 komentar | Read More

Terlahir dari Donor Sperma, Ilmuwan Perempuan Ini Ungkap Ayah Biologisnya

TRIBUNNEWSBATAM.COM- Seorang perempuan muda, yang juga insinyur di bidang penerbangan, telah mengungkap hubungan biologis tak terduga yang dimilikinya dengan sejarawan Australia terkemuka, yakni Profesor Manning Clark.

Dr. Lauren Burns mengungkap rahasia terpendamnya kepada ABC, menggambarkan betapa ia menghabiskan 4 tahun dalam kondisi bingung dan frustasi untuk menemukan donor sperma anonim yang terlibat dalam kelahirannya.

Semua yang ia tahu hanyalah pria itu bermata biru, berambut cokelat, tingginya 5 kaki 11 inchi dan memiliki kode nama C11.

Dr. Lauren dan ibunya, Barbara, mengatakan, mereka sempat terheran-heran ketika akhirnya mereka menemukan nama sang donor.

Ayah biologis Lauren adalah Dr. Benedict Manning Clark, anak termuda dari sejarawan Profesor Manning Clark, salah satu tokoh Australia terpenting pada abad ke-20.

Profesor Manning menulis sejarah Australia sebanyak 6 volume namun ia dinilai sebagai figur yang kontroversial, pejuang setia dari hak-hak Australia untuk menjadi bangsa yang merdeka dari Inggris, dan dicerca oleh sejumlah orang karena paham kiri-nya dalam politik.

"Saya seorang penyendiri, tergantung suasana hati! Seperti halnya ayah saya. Anda terdengar seperti orang pintar! Ada banyak orang pintar di keluarga saya seperti yang bisa anda lihat dari silsilah keluarga. Ayah saya adalah Manning Clark 1915-1991, Profesor Sejarah di ANU, komentator, musuh kaum konservatif, dan seorang penulis," tulis Dr. Benedict Clark dalam komunikasi pertamanya dengan Lauren.

Dr. Benedict mengungkapkan, waktu itu ia masih menjadi mahasiswa kedokteran ketika membuat keputusan donasi sperma.

"Ketika saya menandatangani perjanjian dan setuju untuk menjadi donor sperma, saya lakukan itu karena merespon sebuah permintaan dan saya melakukannya dengan pemahaman bahwa hal itu akan selamanya rahasia," tuturnya.

Ia mengaku, dirinya tak berpikir lebih jauh pada saat itu.

"Ibu saya memberitahunya bahwa itu adalah ide yang buruk. Bahwa hal itu akan kembali menghantuinya di masa mendatang dan bahwa anak-anaknya akan mencarinya. Tapi kami tak pernah mengira itu akan kejadian," ujar anak tertua Dr. Benedict, Charlotte Clark.

Kebuntuan yang dialami Lauren dan pertemuannya dengan Dr. Benedict bisa terjadi atas inisiatif spesialis infertilitas pria yang juga mantan Gubernur negara bagian Victoria, Profesor David de Kretser.

Lauren menggambarkan pertemuan pertamanya dengan sang ayah biologis, yakni Dr. Benedict, dan juga dua anak remajanya pada tahun 2009 sebagai hal yang aneh.

Sementara Dr. Benedict mengungkapkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang membingungkan.

"Itu berat meski di satu sisi anda telah menjadi bagian dari keseluruhan periode hidup seseorang namum sepenuhnya absen dari awal. Ini benar-benar ganjil," utaranya.

Empat tahun kemudian, dua anak perempuan dan seorang anak laki-laki Benedict menjalin hubungan yang kuat dengan Lauren, begitu pula dengan anggota keluarga yang lain seperti anak perempuan Manning Clark, Katerina Clark, yang adalah Profesor Perbandingan Sastra serta Sastra dan Bahasa Slavik di Yale University.

"Ia tampak sangat hangat dan spontan serta mudah bergaul, sehingga mudah untuk berbicara dengannya. Saya sejujurnya sangat menyukainya. Saya senang ia bagian dari keluarga ini," tutur Profesor Katerina ketika ia bertemu Lauren di Canberra, di rumah tempat Benedict tumbuh dengan orang tuanya.

Lauren mengatakan ia sangat terharu atas sambutan yang ia terima dari keluarga Benedict.

"Saya tak tahu bagaimana tepatnya menggambarkan posisi saya di keluarga. Istilah untuk menggambarkan hubungan ini selalu berkembang," urainya.

Benedict Clark mengatakan, ia secara sosial tak menganggap Lauren sebagai anak perempuannya karena ia tak tumbuh besar di rumah tangga Benedict atau berasal dari mantan istrinya.

Ia berujar, anak perempuan termudanya, Olivia, menyarankan agar ia menganggap Lauren sebagai keponakan perempuan yang sudah lama tak dijumpai. Namun ia mengutarakan, ia 'sangat senang' bahwa akhirnya Lauren menemukannya.

"Jika Lauren tak pernah mencari saya, saya pikir saya akan kehilangan banyak hal. Saya merasa hidup saya lebih kaya karena mengetahui ini, dan semakin kaya karena mengenalnya," kemuka Benedict.

Dr. Lauren telah menjadi aktivis perubahan legislasi untuk meningkatkan hak anak-anak yang terlahir dari donor sperma agar mereka memiliki informasi tentang silsilah biologis mereka dan kesempatan untuk melakukan hubungan dengan ayah biologis mereka jika sang ayah setuju.

Ia telah mendapat dukungan dari beberapa politisi dari kedua kubu di Parlemen Victoria dan rancangan undang-undang tersebut akan dibahas di Parlemen, segera.


12.41 | 0 komentar | Read More

120 Batang Kayu Illegal Diamankan, Pelakunya? Kata Ditpam Keburu Kabur

Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Pembalakan liar atau illegal logging yang terjadi di sejumlah hutan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) benar-benar semakin parah dan kian memprihatinkan.

Pasalnya kasus-kasus penangkapan kayu yang sebelumnya belum dituntanskan, kali ini aksi  illegal logging itu kembali terjadi.

Ditpam BP Batam berhasil mengamankan kayu-kayu hasil illegal logging di sekitar lokasi bumi perkemahan Telaga Pungur Kecamatan Nongsa, Senin (18/8) sore kemarin.

Meski tidak berhasil menangkap pelaku  illegal logging yang kata Kepala Ditpam BP Batam, Cecep Rusmanah para pelaku keburu kabur duluan, namun jajaran Ditpam BP Batam berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa kayu balok siap pakai yang diperkirakan berjumlah 120 batang.

Ukuran balok tersebut adalah 50 batam berukuran 5 mX 15 cm, 70 batam kayu berukuran 2X5 m.

Ditpam juga mengamankan dua unit sepeda motor yakni supra x warna hitam BP 2683 DG dan supra x warna hitam BM 6781 HU, gergaji mesin satu unit, dua unit ponsel, satu unit paran dan 1 unit truk mitsubishi cunter BP 9105 ZH.

"Kayu ini sudah siap angkut, namun begitu kami tiba dilokasi, truk berikut barang bukti lainnya langsung ditinggal begitu saja dengan pelaku," kata Kepala Ditpam BP Batam, Cecep Rusmanah.


12.41 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger