Sebelum Meninggal, Bayu Kirimkan Sinyal Perpisahan

Written By Unknown on Minggu, 25 Januari 2015 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM – Di bangunan berukuran sekitar 3x4 m itupula, rekan-rekan sekolah Bayu Aji Nugroho (16) datang melayat.

Seakan sudah memiliki firasat akan meninggal, beberapa jam sebelum kejadian, Bayu sempat mendatangi beberapa orang anggota keluarganya. Termasuk pula guru favoritnya.

"Tadi ada gurunya datang ke sini. Sore hari kemarin, Bayu ketemu sama gurunya ini. Dia minta maaf, minta izin, sama guru sama kawannya. Katanya 'kapan kita bisa jumpa lagi?," kata Ketua RT 03 RW VIII Kelurahan Lubuk Baja, M Yunus.

"Dia juga pergi ke rumah mbahnya di Punggur. Mijit-mijit mbahnya. Dia dikasih Rp 20 ribu. Ke tempat budenya di Botania juga," terang Yunus.

Sri, bibi Bayu mengatakan, tak memiliki firasat buruk keponakannya itu akan meninggal. Meski sempat datang ke rumahnya kemarin, Bayu hanya diberikan nasihat agar melanjutkan pendidikannya yang terputus akibat sering tidak masuk kelas.

"Kakak saya yang ngomong dengan dia. Dinasehati supaya sekolah, jangan sering bolos. Setelah mengurus surat pindah, katanya dia mau sekolah lagi," kenang Sri.


Anda sedang membaca artikel tentang

Sebelum Meninggal, Bayu Kirimkan Sinyal Perpisahan

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2015/01/sebelum-meninggal-bayu-kirimkan-sinyal.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Sebelum Meninggal, Bayu Kirimkan Sinyal Perpisahan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Sebelum Meninggal, Bayu Kirimkan Sinyal Perpisahan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger