Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya
KUNDUR, TRIBUN - Manis Cara Niasari binti Nasrun (17), korban pembunuhan di Tanjungbatu, Kundur, Karimun, Kepri dikenal sebagai seorang remaja berprestasi.
Rencananya, tahun ini, Manis akan mulai kuliah di sebuah Akademi Kebidanan (Akbid) di Pekanbaru, Riau. Keberhasilan alumni SMA Negeri 3 Kundur itu karena lolos persaingan ketat masuk Akbid di Pekanbaru melalui tes penerimaan.
"Anaknya pintar itu, rencananya tahun ini, Manis akan mulai kuliah di Pekanbaru. Tidak tanggung-tanggung, Akademi Kebidanan (Akbid). Lolosnya juga mantap melalui tes penerimaan biasa. Tapi sayang, belum apa-apa, ia sudah dipanggil Yang Maha Kuasa dengan cara begini," ujar seorang warga sekitar kepada Tribun Batam melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (6/7/2013).
Tidak hanya itu, Manis juga dikenal langganan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada 17 Agustus, hampir setiap tahunnya. Kehilangan seperti itu sangat membuat pihak keluarga terpukul.
Siti Marhayani binti Tugiman (45), sang ibunda seakan tak mampu percaya Manis pergi menghadap Sang Illahi dengan cara tak wajar.
"Mamaknya paling terpukul, kemarin masih terus menangis. Dan belum bisa dimintai keterangan. Kasihan," ujar seorang anggota polisi mengabarkan.
Anda sedang membaca artikel tentang
Manis Diterima di Akademi Kebidanan
Dengan url
https://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/07/manis-diterima-di-akademi-kebidanan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Manis Diterima di Akademi Kebidanan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Manis Diterima di Akademi Kebidanan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar