BATAM, TRIBUN - Gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal tumbuh subur bagaikan jamur. Agar aktivitas tidak dicurigai warga, gudang BBM (bunker) ilegal sengaja dibangun berdekatan dengan tempat ibadah.
Seperti di belakang rumah Villa Mukakuning, Sagulung, Batam. Terdapat bunker solar yang dikelilingi seng warna hijau tepat bersebelahan dengan vihara. Tidak jauh, masih didalam gudang BBM tersebut terdapat lori tangki sedang parkir.
Tidak ada satu pekerja digudang BBM ilegal itu ditemui. Diduga pekerjanya mengetahui kedatangan sejumlah wartawan. Ada beberapa rumah warga, yang hanya berjarak 20 meter dari gudang tersebut.
"Saya tidak tahu gudang BBM itu ilegal atau tidak. Yang jelas aktivitas selalu dilakukan pada malam hari. Ada beberapa mobil yang keluar masuk ke gudang tersebut. Saya tahunya hanya gudang solar aja. Itu pun dari pekerjanya yang selalu beli rokok dekat warung saya," ujar penjaga warung yang tidak mau disebutkan namanya kepada Tribun Batam di lokasi, Selasa (5/11/2013).
Menurutnya, aktivitas di dalam gudang BBM itu mulai sekitar pukul 19.00 WIB sampai dini hari. Truk tangki langsung pergi setelah BBM dari bunker dipindahkan. Diketahuinya, truk tangki itu ada dua, selalu bergantian keluar masuk ke dalam gudang.
"Warung saya kan tutup malam. Biasanya pekerja selalu beli rokok saat malam usai kerja. Mereka biasanya mengetuk pintu saya kalau mau beli sesuatu," tambahnya.
Dari pantauan Tribun Batam, terlihat truk tangki warna putih biru berplat BP 9083 DJ sedang parkir tidak jauh dari bunker. Sementara bunker solar warna abu-abu dengan muatan lebih kurang 15 ton BBM. Tidak ada satu pekerja yang bisa ditemui.
Anda sedang membaca artikel tentang
Gudang Solar Ilegal Dibangun Di Sebelah Vihara
Dengan url
https://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/11/gudang-solar-ilegal-dibangun-di-sebelah.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Gudang Solar Ilegal Dibangun Di Sebelah Vihara
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Gudang Solar Ilegal Dibangun Di Sebelah Vihara
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar