Warga Rumah Liar Bisa Punya Rusun di Batam

Written By Unknown on Kamis, 18 Oktober 2012 | 12.41

Tribun Batam - Kamis, 18 Oktober 2012 00:32 WIB

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pemko Batam dan Pemprov Kepri bakal membangun rumah susun yang mengakomodir warga ruli (rumah liar) untuk menempatinya. Memprioritaskan warga ruli karena selama ini mereka hidup miskin. Demikian menurut Jumaga Nadeak selaku Ketua Komisi II DPRD Kepri.

Jumaga mengungkapkan, saat ini wacana tersebut sudah dibicarakan di DPRD maupun di Pemerintah Provinsi Kepri. "Warga Batam tinggal di ruli yang punya dinding dan atap tapi lahannya tidak. Rumah sangat miskin itu ruli, makanya disebut bukan warga miskin lagi tapi sudah di bawah itu. Sudah sangat miskin," katanya, Rabu (17/10) di Batam Centre.

"Khusus Batam, Pemprov dan Pemko Batam, berencana membangun rusun untuk yang tinggal di ruli," ungkap Jumaga. Menurut Jumaga, masyarakat miskin tidak masuk ke dalam program rumah tidak layak huni (RTLH).

RTLH itu hanya untuk warga yang memiliki rumah dan tanah sendiri, kemudian direhabilitasi. "Sedangkan untuk yang tidak punya rumah dan lahan bagaimana," jelas Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kepri ini. Jumaga meyakini program ini sudah mendapat persetujuan dari Wakil Gubernur Kepri.   Terkait dengan program bedah rumah Pemprov Kepri, Jumaga mendapat laporan sudah berjalan 97 persen. Setiap rumah mendapat bantuan Rp 20 juta dan mendapatkan air bersih. 

Sedangkan untuk rumah warga sangat miskin, seperti di ruli, akan diprogramkan di tahun 2013 dan 2014, dengan rencana rusun. Dari data yang disampaikan, pada tahun 2011, jumlah masyarakat yang sangat miskin di Kepri, ada 11.433 dan miskin 11.604 serta hampir miskin 34.586 rumah tangga. Jumlah itu, kata Jumaga akan bertambah lagi dengan masuknya warga di ruli sebagai warga sangat miskin.

Untuk menangani kemiskinan di Kepri, tahun 2012 ini sudah dianggarkan dana dari APBD Kepri sebesar Rp 165 miliar. Nilai itu naik dibandingkan anggaran tahun 2011 senilai Rp 154 miliar. Selain dari Kepri, kabupaten/kota di Kepri juga juga menyediakan anggaran Rp 90,99 miliar.  "Total anggaran untuk program pengentasan kemiskinan tahun 2012 nilainya 255,99 miliar. Itu sesuai kesepakatan kepala daerah di Kepri. Jika Pemko/Pemkab menganggarkan satu, pemprov menganggarkan dua," pungkas Jumaga. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Warga Rumah Liar Bisa Punya Rusun di Batam

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2012/10/warga-rumah-liar-bisa-punya-rusun-di.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Warga Rumah Liar Bisa Punya Rusun di Batam

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Warga Rumah Liar Bisa Punya Rusun di Batam

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger