Dosen dan Mahasiswa Kompak Berorasi, Perkuliahan Kampus Umrah Lumpuh

Written By Unknown on Jumat, 21 Maret 2014 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam,Thom Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COMTANJUNGPINANG- Aktivitas perkuliahan di kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang di Pulau Dompak, Kepulauan Riau (Kepri) Kamis (20/3) siang, tutup total.

Ratusan mahasiswa spontan meninggalkan ruangan kuliahnya lalu bergabung dalam Aksi Solidaritas Mahasiswa Peduli Umrah untuk menentang kebijakan rektor Maswardi M Amin, dalam aksi unjuk rasa di depan kampus.

Spontanitas itu tidak cuma lahir dari para mahasiswa, tetapi juga dari sejumlah dosen tetap di kampus tersebut. Para dosen ini pun ikut ambil bagian dalam aksi.

Mereka menggelar mimbar akademik yang berisi orasi-orasi ilmiah. Ada wakil dekan, kepala jurusan (kajur) dan dosen-dosen yang terlibat aktif. Merekalah yang malah menyemangati para mahasiswa lewat orasi-orasi ilmiah. Semua orasi itu selalu bermuara pada upaya mendorong semangat mahasiswa untuk menjadi agen perubahan.

 

Orasi-orasi ilmiah itu dibawakan para dosen di bawah terik matahari, di halaman kampus sebuah fakultas. Bahkan ada dosen yang sampai membawakan orasinya sambil berdiri di atas mobil. Ini dilakukan oleh Oksep Adhayanto, Kepala Jurusan (Kajur) Ilmu Hukum.

 

"Mahasiswa harus mampu melihat segala permasalahan secara jeli. Karena itulah motor dari sebuah perubahan. Kampus ini harus dijadikan ruang akademik murni dan kita sendiri tidak boleh dikangkangi oleh pihak mana pun," seru Oksep menyulut semangat mahasiswa yang selalu mengarahkan perhatiannya pada setiap orasi ilmiah yang dibawakan para dosen tersebut.

 

Orasi-orasi ilmiah itu sepertinya melecutkan semangat para mahasiswa yang hadir di sekitar halaman kampus. Mereka yang semula berdiri saja di teras-teras kampus, secara spontan, kemudian menggabungkan diri dengan para mahasiswa yang selama ini sudah terlibat dalam aksi unjuk rasa. Seluruh mahasiswa akhirnya berarak menuju ruang rektorat dan menggelar aksi seperti hari-hari sebelumnya.

 

Di depan ruang rektorat, setiap mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk menyampaikan orasi. Sekitar belasan mahasiswa terlihat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengutarakan kritik dan evaluasinya kepada rektor.

Semua orasi selalu bermuatan rasa penyesalan terhadap kebijakan rektor yang dinilai sudah mencederai civitas academica. Di akhir setiap orasi, setiap mahasiswa selalu saja menyelipkan pesan kepada rektor untuk turun jadi jabatannya.

 

"Perjuangan ini sudah menandakan adanya kemenangan. Ini justru terlihat dari banyak dukungan, baik dari para dosen maupun dari kawan-kawan mahasiswa yang selama ini belum ikut bergabung. Kami akan menggelar unjuk rasa setiap hari. Pokoknya, sebelum rektor mundur, tidak ada kata berhenti untuk menentang kebijakannya itu,"tegas Suaib, juru bicara Aksi Solidaritas Peduli Umrah.

 


Anda sedang membaca artikel tentang

Dosen dan Mahasiswa Kompak Berorasi, Perkuliahan Kampus Umrah Lumpuh

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2014/03/dosen-dan-mahasiswa-kompak-berorasi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Dosen dan Mahasiswa Kompak Berorasi, Perkuliahan Kampus Umrah Lumpuh

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Dosen dan Mahasiswa Kompak Berorasi, Perkuliahan Kampus Umrah Lumpuh

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger