Tak Lulus CPNS, DN Minta Oknum Pemprov Kepri Kembalikan Rp 20 Juta

Written By Unknown on Rabu, 31 Desember 2014 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Ulah BF, oknum pegawai yang menawarkan jasa meloloskan beberapa peserta dalam tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dengan bayaran sejumlah uang, perlahan mulai terkuak, Rabu (30/12) pagi.

Praktik tersebut akhirnya diketahui ketika DN, salah seorang korban. DN mendatangi BF dan meminta uangnya dikembalikan. Dari informasi yang diperoleh Tribun Batam, jumlah uang tersebut bahkan sampai mencapai puluhan juta rupiah.

"DN mau mencari BF dan meminta uangnya dikembalikan. Jumlah uang tersebut mencapai Rp 20 juta. Itu adalah uang untuk meloloskan seseorang sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS)," ungkap kawan DN kepada Tribun Batam, Rabu (30/12) pagi.

Kawan DN itu mengatakan, sebenarnya korban BF itu ada beberapa orang. Setidaknya selain DN, ada seorang korban lain yang mengaku dibohongi setelah menyerahkan sejumlah uang kepada BF. Dari informasi yang diperoleh, korban itu pun berencana mendatangi BF dan menuntut uangnya dipulangkan.

"Mereka ada 2 orang. Kedua korban itu sedang mencari BF yang hari ini turut mengikuti pengarahan CPNS. Karena dia juga termasuk peserta yang lulus dalam tes penerimaan CPNS kali ini," timpal kawan DN tersebut.

Rencana DN untuk mendatangi BF akhirnya terwujud. Bersama anggota keluarganya, pria itu datang ke aula Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang pada Rabu siang dan mencari BF yang sedang mengikuti pengarahan CPNS.

Dia berusaha mencari BF di antara para peserta yang mengikuti pengarahan tersebut, namun dia juga tidak ditemukan. Ketika pengarahan berakhir, DN dan beberapa kerabatnya langsung berdiri di depan pintu aula untuk menyelidiki dimana posisi BF berada. Namun, orang yang dicari itu tidak ditemukan.

"Kok dia tak ada. Saya akan kejar sampai di rumah," tukas DN kepada Tribun Batam.

DN sendiri enggan berkomentar banyak terkait masalah yang tengah dihadapinya itu. Kepada Tribun, dia hanya mengaku akan berusaha mendatang BF dan coba menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

"Jangan dibesar-besarkan dulu. Kami sedang coba selesaikan secara keluarga setelah sore nanti," jawab DN.

"Saya baru terima informasi bahwa BF bersedia mengembalikan uangnya. Dia minta maaf. Dia mengaku bukan dialah yang bermain," timpal kawan DN lagi beberapa jam setelah itu.

Saat dikonfirmasi, BF sendiri membantah tuduhan itu. Dia menegaskan sama sekali tidak menjanjikan seseorang bakal lulus CPNS, pegawai tidak tetap (PTT) dan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kepri dengan bayaran sejumlah uang.

"Dah gila orang tuh. Memang aku pejabat. Kok cari-cari? 'Kan aku ada di dalam (aula_red). Datang aja lah. Kenapa tidak ditangkap aja. Ngawur tuh. Apa modusnya tuh," ungkap BF melalui pesan Blacberry Mesanger (BBM).

Dia justru kembali mempertanyakan apa maksud DN memberikan pernyataan tersebut. Dia bertekad akan menuntut balik apa yang sudah dilakukan terhadapnya dengan delik pencemaran nama baik.


Anda sedang membaca artikel tentang

Tak Lulus CPNS, DN Minta Oknum Pemprov Kepri Kembalikan Rp 20 Juta

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2014/12/tak-lulus-cpns-dn-minta-oknum-pemprov.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tak Lulus CPNS, DN Minta Oknum Pemprov Kepri Kembalikan Rp 20 Juta

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tak Lulus CPNS, DN Minta Oknum Pemprov Kepri Kembalikan Rp 20 Juta

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger