Laporan Tribunnews Batam, Aprizal
BATAM, TRIBUN - Delapan unit server yang digunakan pelaku judi bola online di Batam, ternyata menggunakan processor yang bersifat scalable dan RAM yang sangat besar.
Selain itu, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus. Server dapat mengontrol dan mengakses jaringan anggotanya se-Asia. Sebagai mana yang disampaikan oleh Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Helmi Kwarta, kepada Tribun, Selasa (5/11/2013) kemarin.
"Hari ini (Rabu, 6/11/2013), server yang digunakan pelaku dibawa ke Mabes Polri. Alat untuk membuka isi didalam server itu ada di Mabes, nanti setelah dibuka akan diketahui semua aksesnya. Bahkan juga bisa diketahui omzetnya dalam satu hari berapa, karena nanti kan bisa dilihat berapa banyak orang yang memasang taruhan bola di situs yang dipergunakan. Tapi situs www.sbobet.com yang digunakannya sudah tidak bisa diakses lagi," ujar Helmi kepada Tribun.
Server yang digunakan pelaku, kata Helmi, berukuran 1 X 1 meter dengan berat 150 kilogram. Masing-masing server dari kedelapan unit itu, tambahnya, menyimpan data-data transaksi user nya se-Asia.
Bahkan setiap server langsung terkoneksi ke server induknya. Harga satu unit server yang digunakan mencapai ratusan juta, bahkan seluruh perangkat yang digunakan di Batam bisa mencapai milliaran harganya.
"Pengungkapan kasus judi bola online ini, baru dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya bertugas sebagai operator, tapi nanti akan mengerucut kepada otak pelakunya. Beberapa orang otak pelaku sudah diketahui, yang jelas orang Batam semua. Otak pelakunya ini tidak akan lari ke mana-mana, dan tidak mungkin lari dari Batam. Siapa pun orangnya itu, kami tidak akan pandang bulu walaupun orang kuat sekali pun. Seperti yang diisukan sekarang, katanya yang mengelola judi bola online itu orang kuat. Nanti tiba pada waktunya akan kita sikat," tegas Helmi seraya menjelaskan situs www.sbobet.com yang dipergunakan khusus untuk judi bola online.
Dari pengungkapan yang dilakukan jajaran Ditreskrimsus Polda Kepri, dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya betugas sebagai operator, yakni H alias A dan K alias A.
Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 13 unit CPU, 9 unit monitor, 9 unit recevert televisi, 8 unit tunner dan satu unit peralatan server.
"Dalam pengungkapan judi bola online ini, Ditreskrimum Polda Kepri di-back up Bareskrim Mabes Polri. Sebelum pengrebekan, anggota sudah terlebih dahulu melakukan lidik selama kurang lebih satu bulan. Bahkan untuk memastikan di lokasi itu ada kegiatan judi bola online, anggota sudah terlebih dahulu ikut main. Ada dua orang anggota kita yang ikut main sebelumnya, yang satu kalah dan yang satu menang," ujar Helmi.
Untuk mengungkap aktivitas judi bola online tersebut, kata Helmi, dua anggota Bareskrim diturunkan ke Batam dengan dibekali peralatan yang lebih canggih.
Hanya dalam waktu dua hari, tambahnya, anggota Bareskrim berhasil masuk ke situs judi bola online yang digunakan pelaku. Dengan peralatan yang canggih itu, bisa mendeteksi jaringan pelaku sampai ke beberapa negara.
Anda sedang membaca artikel tentang
Pelaku Akan Kami Sikat Walau Dia Kuat
Dengan url
https://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/11/pelaku-akan-kami-sikat-walau-dia-kuat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Pelaku Akan Kami Sikat Walau Dia Kuat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Pelaku Akan Kami Sikat Walau Dia Kuat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar