Hasil Rapat UMK Batam Masih Deadlock

Written By Unknown on Kamis, 07 November 2013 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria Silitonga

BATAM, TRIBUN - Meski pembahasan UMK Batam belum putus, massa SPSI dan SBSI membubarkan diri dengan tertib dari depan Gedung Pemko Batam sekitar pukul 15.00 WIB.

Bubarnya ratusan massa tersebut dipicu setelah anggota Dewan Pengupahan Kota (DPK), yang keluar dan meminta massa membubarkan diri.

Tiga orang anggota DPK yang berasal dari organisasi SPSI tersebut keluar sembari membawa hasil rapat sementara kepada para buruh. Sukiryo, salah satu anggota DPK bahkan mengumumkan posisi rapat terakhir.

"Apindo meminta UMK sama dengan KHL sebesar Rp 2.172.903. Dan kita sepakat meminta Rp 3.396.900. Ini perjuangan kita. Kita harapkan teman-teman tetap bersabar dan mundur dulu. Jangan sampai perjuangan kita nantinya dikotori oleh oknum-oknum tertentu," ujar Sukiryo kepada massa.

Tak perlu menunggu lama, massa pun dengan tertib langsung membawa atributnya untuk pergi dari sana. Sementara massa sudah membubarkan diri, rapat DPK sendiri masih diskorsing dan akan dilanjutkan pukul 16.00 WIB.

"Massa dibubarkan. Ngapain di sini, nggak ada hasilnya juga. Mau demo sekarang pun nggak ada hasilnya," ujar Ketua SPSI, Syaiful singkat saat dimintai komentarnya terkait pembubaran massa kepada Tribun di lokasi.

Sementara itu, menunggu rapat yang di skorsing, seluruh anggota DPK pun mengumpulkan pengurus-pengurus lainnya untuk berkonsolidasi mengenai hasil jalannya rapat sementara waktu.

Mustofa anggota DPK, yang berbicara di tengah pekerja mengatakan sampai saat ini posisi pembahasan UMK masih di sekitar KHL dan target pekerja.

"Mereka (Apindo) yang dikirim kemari bukan decision maker, jadi nggak ada angka. Ini masih di bahas. Posisi masih di permintaan Apindo, UMK sama dengan KHL, dan target kita sebesar Rp3,3 juta," papar Mustofa.

Disinggung mengenai peranan pemerintah, menurut cerita Mustofa, pemko saat ini masih bertindak sebagai penengah.

"Kali ini kayak kita berunding di perusahaan. Harusnya ada tarik ulurkan, tapi sampai tadi itu pun nggak ada. Masih lebih bagus lagi berunding di perusahaan langsung, karena yang punyanya langsung yang turun. Kalau yang di sini orang suruhan. Dikasih puntung rokok satu itulah disuruh pertahankan," tegas Mustofa.


Anda sedang membaca artikel tentang

Hasil Rapat UMK Batam Masih Deadlock

Dengan url

https://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/11/hasil-rapat-umk-batam-masih-deadlock.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Hasil Rapat UMK Batam Masih Deadlock

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Hasil Rapat UMK Batam Masih Deadlock

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger