Laporan Tribunnews Batam Ian Sitanggag
BATAM, TRIBUN - Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) memblokade jalan di depan PT Hyundai Citra, Tanjung Uncang, Batam. Akibatnya lalu lintas jalanan jadi macet total.
Pantauan Tribun, Rabu (6/11/2013), aksi blokade tersebut berlangsung mulai pukul 06.30 WIB sampai pukul 07.00 WIB. Puluhan pengendara sepeda motor yang hendak berangkat bekerja tumpah ruah di jalan.
Bukan hanya pekerja tetapi aktivitas warga yang ada di perumahan Barelang, Marina Garden, dan Marina Green terganggu.
Seperti puluhan pekerja wanita yang tinggal di perumahan, Barelang, Marina Garden dan Marina Green, memilih pulang ke rumah karena takut melihat massa buruh yang tumpah ruah di jalan.
Begitu juga murid Sekolah Dasar (SD) 006 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Perumahan Barelang tidak bisa lewat karena banyaknya buruh yang berkumpul di sepanjang Jalan Tanjung Uncang.
Dalam aksi tersebut ketegangan sempat terjadi, yakni antara pengemudi angkutan dengan buruh. Pengemudi angkutan membunyikan klakson mobilnya yang membuat suasana tambah ramai.
Ada juga seorang ibu yang hendak mengantarkan anaknya sekolah di SD Negeri 006 tidak bisa lewat, ibu tersebut terlihat ketakutan dan memilih diam.
Ketegangan juga terjadi antara pengemudi mobil pribadi dan buruh di mana pengemudi mobil pribadi tersebut adalah tenaga pengajar di sekolah yang ada di Perumahan Barelang.
Setengah jam kemudian Polisi baru kelihatan di lokasi. Aksi blokade tersebut dengan cepat bisa diselesaikan dan kemacetan bisa diurai.
Setelah polisi datang para pengendara merapikan kendaraan mereka di pinggir jalan, arus kendaraan kembali normal. Namun setiap buruh yang lewat tetap dihentikan oleh Brigade SPSI.
Yahya, salah satu koordinator aksi demo mengatakan, meraka akan melakukan aksi demo dengan damai.
Mereka juga akan melakukan sweeping, tetapi dia menekankan dalam aksi sweeping tersebut tidak ada paksaan, hanya solidaritas dan kebersamaan saja.
Pada pukul 08.00 WIB massa buruh SPSI mulai melakukan solidaritas ke perusahaan Galangan Kapal yang ada di Tanjung Uncang. Seperti PT Nippon Steel, Drydocks World, ASL dan yang lainya.
Sweeping tidak dilakukan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang elektronik dan garmen. Seperti terlihat untuk kawasan latrade dan Bintang Industri, tidak ada acara sweephing.
Pada pukul 09.00 WIB para buruh mulai bergerak menuju Batam Centre. Aksi buruh tersebut mendapat kawalan ketat dari kepolisian.
Anda sedang membaca artikel tentang
Jalan Raya Tanjung Uncang Dikuasai 30 Menit
Dengan url
https://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/11/jalan-raya-tanjung-uncang-dikuasai-30.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Jalan Raya Tanjung Uncang Dikuasai 30 Menit
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Jalan Raya Tanjung Uncang Dikuasai 30 Menit
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar