Polisi 'Gagal' Ungkap Pembunuh Reni

Written By Unknown on Rabu, 14 Agustus 2013 | 12.41

Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya
 
KARIMUN, TRIBUN - Satreskrim Polres Karimun, Kepri, belum menangkap pelaku pembunuh Nur Elisa alias Reni (39). Sejak enam bulan lalu kasus ini mencuat di permukaan, polisi masih "adem-ayem" menangani kasus ini.

Sebaliknya, pelaku pembunuhan wanita asal Purworejo, Jawa Tengah itu, hingga kini bebas menghirup udara kebebasan.

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Irvan Asido Siagian SIk yang dihubungi Tribun, Selasa (13/8/2013) tidak memberikan jawaban.

Pesan singkat elektronik (SMS) yang dilayangkan Tribun ke ponselnya, tidak kunjung mendapat balasan dari orang nomor satu di Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun itu.

Hanya saja sebelumnya, Irvan mengaku pihaknya akan meminta bantuan kenalannya di Malaysia untuk membekuk terduga pelaku pembunuhan Reni.

Pasalnya, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya, Irvan mengaku sinyal ponsel milik korban yang hilang sempat terdeteksi di negeri Jiran itu.
 
"Sepertinya pelaku sudah tak berada di Karimun lagi alias sudah kabur. Polisi sudah obok-obok Karimun tapi pelaku tak ditemukan, dari situ diduga pelaku sudah tak berada di Karimun lagi," ujar seorang saksi yang mengaku terus menerima informasi dari penyidik terkait perkembangan terbaru kasus pembunuhan Reni itu.
 
Nur Elisa alias Reni, mantan TKW dengan bekerja sebagai pelayan di rumah makan di Malaysia, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Tanjungbalai Karimun pada 10 Maret 2013 sore.

Kuat dugaan wanita yang telah memiliki tiga orang anak dari pernikahannya terdahulu di Pulau Jawa menjadi korban pembunuhan.

Dugaan itu setelah Satreskrim Polres Karimun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan tiga ponsel miliknya hilang. Saat coba dihubungi, satu di antaranya masih aktif dan terdeteksi berada di negeri Jiran, Malaysia.
 
Dugaan Reni adalah korban pembunuhan juga dikuatkan dengan hilangnya sepeda motor Yamaha Mio BP 6671 KH milik korban.

Namun beberapa jam kemudian kembali ditemukan tergeletak di sekitar pelabuhan domestik dan internasional Tanjungbalai Karimun.

Kuat dugaan sepeda motor korban itu dipakai pelaku untuk menyeberang keluar dari Karimun melalui pelabuhan domestik dan internasional Tanjungbalai Karimun itu.
 
Berdasarkan hasil visum yang dilakukan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Karimun bersama tim medis RSUD Karimun, Reni diduga meregang nyawa karena kondisi luka yang ditemukan pada sejumlah tubuhnya.

Dari hidung korban tampak mengeluarkan darah segar. Selain itu juga ditemukan pembengkakan dan pendarahan di kepala Reni, hidung patah dan posisi lidah dalam keadaan tergigit.

Korban saat ditemukan masih menggenakan pakaian utuh seperti mengenakan celana jeans panjang warna biru dengan atasan baju kaos lengan pendek tanpa krah.

Reni kala itu, ditemukan tewas bersimbah di rumah kontrakannya di Kampung Kali Baru, Pelipit, RT 6 RW 1, Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Kepri.

Hingga kini, pelaku pembunuhan kepada mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW), Nur Elisa alias Reni (39) tak juga kunjung terungkap.


Anda sedang membaca artikel tentang

Polisi 'Gagal' Ungkap Pembunuh Reni

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/08/polisi-gagal-ungkap-pembunuh-reni.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Polisi 'Gagal' Ungkap Pembunuh Reni

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Polisi 'Gagal' Ungkap Pembunuh Reni

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger