Ricky Sempat Usap Kepala Jasad Istri

Written By Unknown on Minggu, 25 Agustus 2013 | 12.41

BATAM, TRIBUN - Teka-teki di balik tewasnya Siti Sugiasti, seorang sales promotion girl (SPG) minuman di Windsor Foodcourt, Nagoya, Batam, akhirnya terkuak, Jumat (23/8/2013).

Ricky Gunawan (32), suami Siti Sugiasti yang ditemukan tewas di kosnya Ruko Winsor Central Blok C N0 6 Batam, mengakui kalau dirinyalah yang melakukan penganiyaan terhadap istrinya hingga meninggal.

Ia mengaku kalap, hingga tega memukulkan batu gilingan cabe ke kepala bagian belakang istrinya. Ricky tega melakukan ini karena tidak tahan lagi menahan hinaan yang kerap didapatkan dari sang istri.

Siti ketika kesal kerap mengungkapkan kata-kata penyesalannya menikah dengan Ricky. Ia juga menuding suami pemalas, suami benalu, hingga suami yang hanya bisa hidup di ketiak istri. Hal itulah yang membuat dirinya kalap hingga akhirnya terjadi pertengkaran kecil dan berujung malapetaka itu.

"Sama sekali saya tidak sadar saat itu, dan hal itu juga spontanitas," kata Ricky, Jumat (23/8/2013).

Ricky menceritakan, setelah mengetahui istrinya tewas, dirinya sempat mengusap usap kepala Siti sambil mengungkapkan penyesalan. Ia juga sempat meneteskan air mata. "Kenapa bisa seperti ini," ucap Ricky.

Ia menceritakan, melihat istrinya tewas, ia langsung mengangkatnya dan membaringkan di kasur. Ia lantas menyelimutinya dengan kain selimut.

"Dalam keadaan sedih itulah saya angkat istri saya dan saya baringkan di atas kasur kemudian saya berikan selimut karena bingung harus berbuat apa lagi," katanya.

Ricky kemudian melaporkan kematian Siti ke pihak RW dengan menyatakan istrinya meninggal setelah terjatuh dari motor saat pergi dengan kawannya.

"Dari sana saya mengarang cerita kalau istri saya sempat mengeluh kesakitan di bagian belakang kepala karena usai terjatuh dari sepeda motor saat keluar Kamis (22/8/2013), Subuh itu," ungkapnya.

Pelaku Menyesal

Nasi telanjur menjadi bubur. Ricky pun menyesali perbuatannya ketika semua telah berlalu. "Saya menyesal bang, dan kasihan dengan anak saya. Selain ditinggal ibunya, kini saya juga harus mempertanggungjawabkan atas apa yang telah saya lakukan," sesalnya lagi.

Ricky yang sudah dua bulan jadi pengangguran itu mengaku, sebelum polisi datang melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP), dirinya langsung membawa putrinya ke kediaman adiknya di Jodoh, Batam.

"Di sana saya menitipkan putri saya itu dan akhirnya saya menyerahkan diri ke Polsek Lubuk Baja, Batam," ujarnya.
 
Ia mengakui sudah tidak bekerja lebih kurang tiga bulan. Ia mengaku sampai gelap mata kerena kesal dengan istrinya yang tidak mau berubah dan enggan mempertahankan pernikahan mereka.

Apalagi ia tahu sudah dua tahun terakhir, istrinya juga menjalin hubungan dengan pria idaman lain. "Sudah dua tahun istri saya selingkuh, dan dia berani terang terangan setelah saya tidak bekerja lagi," akunya.

Bahkan Siti pernah tertangkap basah sedang berduaan dengan selingkuhannya yang diketahui bekerja di kapal, saat berada di salah satu hotel di kawasan Nagoya, Batam.

"Yang saya kesalkan, saya sudah berkali kali menasehatinya, namun istri saya tetap saja cuek. Bahkan sebelum kejadian itu saya sudah dua hari tidak makan karena tidak ada uang, asalkan istri dan anak saya tetap bisa makan," ungkapnya.

"Dan mungkin karena itu juga akhirnya saya kalap, sebab selama ini putri saya hanya bersama saya saja, sementara istri saya tidak terlalu peduli, karena dia bilang itu tugas suami yang tidak memiliki pekerjaan," ujarnya.

Disinggung sudah berapa tahun menikah, Ricky mengaku sudah berjalan lima tahun dan pernikahan itu sah tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batuampar, Batam.

Lantas kemana perginya putrinya saat dirinya melakukan itu, Ricky mengaku saat itu terjadi, putrinya sedang tidur.

"Saat ini yang saya pikirkan hanya nasib putri saya, mudah mudahan hukuman ini tidak terlalu tinggi, karena saya juga masih punya tanggungan terhadap kehidupan putri saya itu," ungkapnya.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Aris Rusdiyanto membenarkan bahwa kasus pembunuhan Siti Sugiasti, motifnya ekonomi dan asmara.

"Motifnya tidak lain dan tidak bukan dikarenakan faktor ekonomi dan asmara. Pelaku sudah tidak lagi bekerja, sedangkan istrinya sudah dua tahun berselingkuh dengan orang lain," jelas Aris.

Terbongkarnya kasus ini, menurut Aris berdasarkan temuan temuan kejanggalan yang didapat saat olah TKP dan barang bukti di lokasi kejadian. Setelah dikembangkan terungkaplah kalau pelakunya merupakan suaminya sendiri.

"Kami temukan bercak darah di kamar seperti di pakaian dan celana, yang belakangan diketahui itu pakaian pelaku. Selain itu tidak ada juga ditemukan barang korban yang hilang dan kamar dalam keadaan rapi, hal inilah yang menguatkan kami kalau pelakunya orang dekat korban," ungkap Aris. (mau/wie)


Anda sedang membaca artikel tentang

Ricky Sempat Usap Kepala Jasad Istri

Dengan url

http://sriwijayaposting.blogspot.com/2013/08/ricky-sempat-usap-kepala-jasad-istri.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Ricky Sempat Usap Kepala Jasad Istri

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Ricky Sempat Usap Kepala Jasad Istri

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger